Share

Penjualan Saham Delta Djakarta Tbk (DLTA) Terus Berlanjut

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Jum'at 17 Juni 2022 12:34 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 17 278 2613237 penjualan-saham-delta-djakarta-tbk-dlta-terus-berlanjut-BzgjDpkXBs.jpg Penjualan saham Delta Djakarta terus berlanjut. (Foto: Freepik)

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan rencana penjualan kepemilikan saham di perusahaan bir PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) akan tetap berlanjut.

Namun, hak ini belum memperoleh keputusan final pelepasan saham dari DPRD DKI Jakarta.

“Posisi terakhir proses pelepasan saham, tetap seperti yang disampaikan Gubernur Anies Baswedan. Program penjualan saham DLTA memang menjadi program prioritas yang merupakan janji kampanye sampai sekarang tidak pernah dicabut. Keputusannya tetap dijual,” kata Komisaris Utama Delta Djakarta, Roy Tumpal Pakpahan di Jakarta, Kamis (16/6/2022).

Adapun soal kajian pelepasan aset Pemprov DKI Jakarta di DLTA berupa kepemilikan saham sebanyak 210,20 juta lembar saham telah diberikan oleh Badan Pembinaan BUMD kepada DPRD DKI Jakarta sejak tahun lalu.

 BACA JUGA:Puradelta (DMAS) Bukukan Laba Rp389 Miliar, Naik 43% di Kuartal I-2022

Di mana proses selanjutnya adalah keputusan dari lembaga parlementer tersebut.

Sayangnya, sampai saat ini DPRD belum memberikan keputusan persetujuan atas rencana pelepasan saham ini.

Roy mengatakan kalau sekarang bolanya ada di DPRD Jakarta.

Karena sesuai aturan UU, semua aset milik Pemda, termasuk saham itu tidak bisa dijual ke pihak ketiga tanpa persetujuan DPRD.

Dia menjelaskan Delta Djakarta masih memberikan kontribusi yang signifikan pada pemasukan daerah meski kondisi 2021 belum sepenuhnya mendukung operasional bisnis perseroan.

Diketahui, pada rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST), Delta Djakarta memutuskan untuk membagikan dividen dengan setoran ke Pemprov DKI Jakarta mencapai Rp60,1 miliar. Perseroan akan membagikan dividen senilai Rp300 per saham untuk laba tahun buku 2021.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

“Dividen yang disetor ke Pemprov DKI Jakarta dari hasil RUPS Tahunan tadi disepakati sebesar Rp60,1 miliar untuk tahun buku 2021, naik 13% dari Rp52,5 miliar pada tahun buku 2020,” jelasnya.

Sedangkan Pemprov DKI tercatat sebagai pemegang saham DLTA dengan kepemilikan 210,20 juta saham atau 26,25%. Financial Planning Manager Delta Djakarta, Poltak Siahaan menjelaskan, total dividen yang dibagikan DLTA mencapai Rp240,19 miliar.

“RUPS Tahunan menyetujui penggunaan laba bersih sebesar Rp240,19 miliar untuk tahun buku 2021 sebagai dividen tunai untuk dibagikan kepada pemegang saham yang setara dengan Rp300 per lembar saham,” ucapnya.

Dia menyebut ebesar Rp188,05 miliar dividen berasal dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk untuk tahun buku 2021. Sementara sisanya sebesar Rp52,15 miliar berasal dari akumulasi saldo laba yang tidak ditentukan penggunaannya.

Mengacu pada laporan keuangan, laba dasar dan dulisian per saham DLTA pada 2021 tercatat Rp235, meningkat dibandingkan dengan 2020 sebesar Rp155. Dengan demikian, dividend payout ratio (DPR) mencapai 127,6%.

Lalu, Sekretaris Badan Pembina Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD) DKI Jakarta, Riyadi pernah bilang, pemprov DKI Jakarta mengaku sudah menyurati DPRD DKI perihal rencana penjualan saham di PT Delta Djakarta sejak 2018.

Hingga Maret 2021, sudah empat surat yang dikirim terkait hal tersebut. Namun, upaya Pemprov DKI bertepuk sebelah tangan.

Pasalnya, hingga kini DPRD DKI Jakarta tak kunjung membalas surat tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini