Share

Jokowi Sindir Efisiensi Pertamina, Ahok: Tanya Dirut

Feby Novalius, Jurnalis · Selasa 21 Juni 2022 12:12 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 21 320 2615293 jokowi-sindir-efisiensi-pertamina-ahok-tanya-dirut-jpdVskNzcS.jpg Komisaris Utama Pertamina Ahok. (Foto: Okezone.com/Pertamina)

 JAKARTA - Efisiensi PT Pertamina (Persero) disoroti Presiden Jokowi. Kepala Negara menyindir Pertamina yang tidak bisa melakukan efisiensi. Padahal perusahaan BUMN ini mendapatkan anggaran subsidi dari pemerintah.

"Ada subsidi dari menteri keuangan tanpa ada usaha efisiensi di PLN, di Pertamina. Ini yang dilihat kok enak banget," ujar Jokowi.

Baca Juga: Pertamina Efisiensi USD 2.2 Miliar di Tengah Lonjakan Harga Minyak Dunia

Menanggapi hal ini, Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok enggan berbicara banyak. Dirinya menyerahkan hal tersebut kepada Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati.

"Bisa tanya ke Dirut," kata Ahok saat dihubungi Okezone, Selasa (21/6/2022).

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyindir perusahaan BUMN yang tidak bisa melakukan efisiensi. Padahal perusahaan BUMN ini mendapatkan anggaran subsidi dari pemerintah.

Perusahaan BUMN yang dimaksud Presiden adalah PT Pertamina (Persero) dan PT PLN (Persero). Hal tersebut disampaikan pada saat membuka Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, pada hari ini Senin (20/6/2022).

Baca Juga: Laba Bersih Capai Rp29,3 Triliun, Dirut Pertamina: 154% Lampaui Target

Kepala Negara pun meminta PLN dan Pertamina serta BUMN lainnya untuk melakukan efisiensi. Menurutnya, BUMN tersebut harus mampu menemukan permasalahan yang terjadi pada saat pandemi dan krisis akibat konflik saat ini.

"Mana yang bisa diefisiensikan, mana yang bisa dihemat. Kemudian mana kebocoran-kebocoran yang bisa dicegah. Semuanya harus dilakukan di posisi-posisi seperti ini," jelasnya.

Selain itu, Jokowi meminta kepada para menterinya untuk meningkatkan produksi dan tidak bergantung pada impor dalam jangka pendek ke depan.

"Saya kira sumber-sumber minyak yang mudah, sekecil apapun harga didorong produksinya supaya meningkat. Tapi yang jelas, yang paling penting solusi pendeknya adalah menjaga harga di masyarakat supaya tetap stabil dan terjangkau," ungkapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini