"Kita kan ada target penjualan sampai event ini selesai. Tapi malahan sebelum event ini selesai, target kami sudah tercapai. Saking ramainya," jelas Yuda.
Dia menjelaskan, produk yang dijual 100% hasil karya tangan masyarakat Jogja. Dari segi kualitas pun tidak kalah saing dengan produk impor. Katanya, hal itulah yang menjadi daya tarik pengunjung membeli.
"Ini asli buatan masyarakat Jogja. Di jahit sendiri, di sketsa sendiri. Kalau bahan baku kain kulitnya baru ambil dari pabrik," tegasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)