Share

Rampung September 2022, Intip Proses Pembangunan Jembatan Kaca Pertama di RI

Iqbal Dwi Purnama, Okezone · Senin 27 Juni 2022 11:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 27 470 2618806 rampung-september-2022-intip-proses-pembangunan-jembatan-kaca-pertama-di-ri-1ucQL2pGTy.jpg Jembatan Kaca RI (Foto: Kementerian PUPR)

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) saat ini sedang menggarap jembatan kaca pertama di Indonesia yang terletak di kawasan wisata Bromo-Tengger-Semeru (BTS), Jawa Timur.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyatakan bahwa pembangunan infrastruktur tersebut guna mendukung sektor pariwisata di kawasan startegis pariwisata nasional (KPSN) salah satunya terletak di kawasan BTS.

“Pembangunan infrastruktur pada setiap KSPN direncanakan secara terpadu baik penataan kawasan, jalan, penyediaan air baku dan air bersih, pengelolaan sampah, sanitasi, dan perbaikan hunian penduduk melalui sebuah rencana induk pembangunan infrastruktur,” ujar Menteri Basuki pada keterangan tertulisnya, Senin (27/6/2022).

Jembatan yang dibangun dengan tipe suspended cable ini mulai dikerjakan pada akhir September 2021 dan ditargetkan selesai pada akhir September 2022. Hingga saat ini progres fisik pekerjaan sudah mencapai kurang lebih 50%.

Pembangunannya bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) karena melintasi kawasan Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru dan Pemerintah Kabupaten Probolinggo sebagai penyedia lahan untuk salah satu kaki jembatan.

Jembatan kaca untuk pejalan kaki ini membentang sepanjang 120 meter dengan lebar 1,8 meter pada bentang utama dan 3 meter pada bagian awal dan tengah bentang, berada di atas jurang dengan kedalaman sekitar 80 meter.

Sistem struktur lantai/deck jembatan gantung berupa kaca pengaman berlapis (laminated glass) yang terdiri dari dua lembar kaca atau lebih, yang direkatkan satu sama lain dengan menggunakan satu atau lebih lapisan laminasi (interlayer) dengan total ketebalan 25,55 mm. Struktur jembatan ini dilengkapi double protection steel berupa baja galvanis yang dilapisi cat epoxy agar lebih tahan terhadap karat.

Kehadiran jembatan kaca ini menjadi destinasi wisata adrenalin yang menghubungkan Terminal Wisata Seruni Point dengan Shuttle Area dengan pemandangan Gunung Bromo, Gunung Batok dan Gunung Semeru. Dengan demikian jembatan ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke KSPN Bromo-Tengger-Semeru.

"Kami akan berupaya agar pembangunan jembatan kaca dapat selesai sesuai waktu rencana," pungkas Kepala Balai Geoteknik, Terowongan dan Struktur Fahmi Aldiamar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini