Dia menyampaikan, Rusia jadi salah satu penyumbang perlambatan ekonomi pada tahun ini dan juga kemungkinan besar tahun depan. Karena yang dikhawatirkan sekarang adalah terjadinya resesi yang terutama dipicu inflasi yang parah di Amerika, kemudian juga di Eropa, yang mana itu dicirikan oleh pertumbuhan ekonomi yang kontraksi atau paling tidak sangat lamban dan inflasi yang sangat tinggi.
"Nah kalau Rusia gagal bayar berarti kan pertumbuhan ekonominya itu akan turun drastis, sebagai akibat dari konflik juga ya sebetulnya, jadi kontraksinya akan tinggi pertumbuhan ekonominya akan terkontraksi dan ini mempengaruhi pertumbuhan ekonomi global yang artinya juga akan menurunkan permintaan dari Rusia untuk barang-barang ekspor Indonesia," paparnya.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.