Share

Jasa Marga (JSMR) Divestasi 40% Saham Jalan Layang MBZ

Tim Okezone, Okezone · Senin 04 Juli 2022 18:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 04 320 2623460 jasa-marga-jsmr-divestasi-40-saham-jalan-layang-mbz-QFKNbq6k5x.jpg Jasa Marga. (Foto: Jasa Marga)

JAKARTA - Dalam rangka mengoptimalkan portofolio bisnis perusahaan pada tahun 2022 ini Jasa Marga kembali melanjutkan program asset recycling sebagai bagian dari strategi korporasi untuk menyeimbangkan pertumbuhan serta kesinambungan bisnis perusahaan.

Salah satunya dengan melakukan divestasi atas kepemilikan saham Jasa Marga di PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC), anak usaha Jasa Marga yang mengelola Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ).

Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviana mengatakan bahwa divestasi sebesar 40% dari total 80% saham Jasa Marga kepada PT Marga Utama Nusantara (MUN) saat ini memasuki tahap penandatanganan Conditional Sale and Purchase Agreement of Shares (CSPA) pada 30 Juni 2022 lalu.

 BACA JUGA:Alami Kemacetan Panjang, Jalan Tol Layang MBZ Ditutup Pagi Ini

“Penyelesaian transaksi masih akan bergantung kepada pemenuhan beberapa persyaratan pendahuluan sebagaimana yang diatur dalam CSPA. Kami berharap, seluruh proses transaksi ini dapat terlaksana dengan lancar sesuai target, tentunya dengan selalu menerapkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) pada setiap tahapannya, hingga penandatanganan Sale and Purchase Agreement (SPA) sebagaimana yang direncanakan,” ujarnya dari keterangan yang diterima, Senin (4/7/2022).

Di mana penandatanganan CSPA ini merupakan langkah awal dan wujud komitmen kerja sama strategis antara Jasa Marga dan MUN dalam pengusahaan Jalan Layang MBZ, melalui PT JJC sebagai Badan Usaha Jalan Tol yang mengelola.

Diketahui, Jalan Layang MBZ yang dikelola oleh PT JJC memiliki peran penting dalam jaringan Jalan Tol Trans Jawa sebagai jalur penghubung utama wilayah Jabotabek ke arah timur.

Di mana beroperasinya jalan tol ini memberikan dampak positif terhadap kelancaran jalur Jakarta-Cikampek, dengan bertambahnya kapasitas jalan tol tersebut sehingga terjadi penurunan V/C Ratio yang berpengaruh terhadap peningkatan kecepatan rata-rata dari Simpang Susun Cikunir sampai dengan Karawang Barat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini