Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Backlog Rumah 12,75 Juta, Pondok Indah Mertua Jadi Pilihan Utama

Shelma Rachmahyanti , Jurnalis-Kamis, 07 Juli 2022 |12:19 WIB
<i>Backlog</i> Rumah 12,75 Juta, Pondok Indah Mertua Jadi Pilihan Utama
Backlog Rumah di Indonesia Sampai 12 Juta. (Foto: Okezone.com/Freepik)
A
A
A

Namun, Sri Mulyani mengatakan bahwa sisi supply juga ada masalah. Harga tanah selalu ever-increasing, terutama di perkotaan dan bahan-bahan baku perumahannya.

Kontribusi sektor perumahan dan sharenya terhadap APBN cukup signifikan, apalagi ditambah dengan aspek penciptaan kesempatan kerja.

"Dia punya multiplier effect yang besar dan juga share-nya terhadap PDB di atas 13%. Namun, ini belum klop. Kita punya gap antara demand dengan purchasing power, itu namanya harap-harap cemas. If you can exercise your demand, it means you have purchasing power. Saya bermimpi punya rumah dan saya berencana punya rumah, keduanya berbeda, mimpi ya mimpi, kalau berencana ya berarti sudah ada daya belinya untuk mengeksekusi rencananya," terang Sri.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement