Share

7 Juragan Bus yang Jadi Pejabat, Nomor 6 Kena Kasus Korupsi

Rizky Fauzan, MNC Portal · Kamis 14 Juli 2022 21:17 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 14 320 2629815 7-juragan-bus-yang-jadi-pejabat-nomor-6-kena-kasus-korupsi-7u2ZcVN1c2.jpg Pengusaha Bus (Foto: Okezone)

JAKARTA - Para pengusaha saat ini banyak yang turut andil mengikuti kontestasi pemilihan kepala daerah. Di antara para pengusaha ini, muncul beberapa pengusaha di bidang transportasi yakni otobus.

Meskipun demikian, ada yang gagal dalam ikut kontestasi, ada pula yang berhasil menjadi kepala daerah. Dengan kepemilikan ratusan bus yang melayani transportasi warga mereka mudah dikenal. Belum lagi kekuatan modal alias sumber daya uang yang besar. Wajar jika para pengusaha tersebut berhasil memenangi Pilkada. Indonesia rupanya memiliki armada bus dengan jumlah cukup banyak yang melayani trayek antar provinsi tanah air.

Siapa saja mereka? Berikut daftarnya yang telah dirangkum MNC Portal, Kamis (14/7/2022).

1. Mukti Agung Wibowo adalah wakil bupati Pemalang, Jawa Tengah yang menang pada Pilkada 2010 lalu. Dia adalah wakil dari bupati Junaedi saat memenangi pilkada di kabupaten yang berada di Pantura Jateng itu. Sama halnya dengan Idza dan Ikmal Jaya, Mukti Agung adalah anak dari Ismail dan Rokhayah yang merintis bisnis PO Dewi Sri.

Mukti Agung pernah diserahi tugas sebagai direktur Dewi Sri. Itu berarti, ada tiga pengusaha PO Dewi Sri yang berhasil menjadi pimpinan daerah yaitu Idza, Ikmal dan Mukti Agung.

2. Ikmal Jaya lahir di kota Tegal, Jawa Tengah, 14 Juli 1973, putra dari Ismail dan Rokhayah. Ikmal Jaya juga saudara kandung dari Mukti Agung Wibowo. Ikmal Jaya dikenal sebagai pengelola PO Dewi Sri yang sangat terkenal di seputar Brebes dan Tegal.

Ikmal Jaya juga sukses mengelola bus angkutan Bumi Serpong Damai (BSD), Kemang Pratama, Lippo Karawachi, Bintaro Jaya dan Bukit Sentul yang menjadi embrio feeder Transjakarta. Ikmal Jaya menang pada Pilkada Kota Tegal 2008 lalu.

3. Idza Priyanti dilahirkan pada tanggal 9 Januari 1971 di Kota Tegal, Jawa Tengah. Dia adalah bupati Brebes yang terpilih pada Pilkada 2012 lalu. Idza menjadi bupati perempuan pertama di Brebes, ia juga saudari perempuan pemilik PO Dewi Sri.

Idza dikenal sebagai putri pasangan pengusaha Ismail dan Rukhayah yang memiliki PO Dewi Sri.

Idza pun sempat mengelola bisnis bus Dewi Sri yang banyak melayani trayek seputar Brebes, Tegal dan juga Tegal-Jakarta.

4. Danar Rahmanto lahir pada 10 Juli 1965. Dia adalah bupati Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Wonogiri sebuah kota kecil tak jauh dari Solo. Danar terpilih dalam pemilihan bupati tahun 2010 untuk masa jabatan 2010 - 2015.

Danar Rahmanto dikenal sebagai pengusaha otobus Timbul Jaya. Warga Wonogiri dikenal banyak yang merantau ke Jakarta sehingga banyak otobus yang melayani trayek Wonogiri-Jakarta. Timbul Jaya dikenal sebagai bus yang banyak melayani rute Wonogiri-Jakarta sekaligus menambah popularitas Danar. Uniknya, pada saat pilkada, Danar bersaing dengan sesama pengusaha bus yaitu Sumaryoto yang dikenal sebagai pemilik PO Gajah Mungkur.

5. Sumaryoto adalah pengusaha Indonesia selaku pemilik PO Gajah Mungkur. Pria asli Wonogiri itu juga dikenal sebagai mantan anggota DPR RI Fraksi PDI-Perjuangan. PO Gajah Mungkur adalah bus yang melayani berbagai trayek termasuk Wonogiri–Jakarta.

6. Budi Budiman memenangkan pemilihan wali kota Tasikmalaya dengan mengalahkan pesaing incumbent Syarif Hidayat-Cecep Bagja Gunawan. Budi Budiman diketahui sebagai pengusaha Group Mayasari. Dia juga dikenal sebagai pemilik PO Bus Doa Ibu dan beberapa anak perusahaan grup Mayasari di Tasikmalaya seperti mal dan showroom.

Selain faktor finansial, banyak yang menyebut Budi Budiman sukses dalam pilkada Tasikmalaya 2012 lalu karena dikenal pribadi yang santun.

Namun sayangnya, di masa kepemimpinannya, dia tersandung kasus korupsi terkait Dana Alokasi Khusus pada tahun 2018. Adapun harta kekayaan Budi Budiman mencapai Rp24 miliar.

7. Dede Sudrajat berduet dengan Budi Budiman pada Pilkada Kota Tasikmalaya. Seperti halnya Budi Budiman, Dede Sudrajat juga dikenal sebagai pengusaha otobus. Jadi duetnya dengan Budi adalah duet sesama pengusaha otobus. Dede Sudrajat lahir di Tasikmalaya, 23 Maret 1963. Dia adalah putra kedua pengusaha Bus Budiman, H Saleh Budiman. Bus Budiman banyak berseliweran melayani trayek Tasikmalaya-Jakarta atau Tasikmalaya-Bandung.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini