Share

Menteri Basuki Libatkan Arsitek Indonesia di Proyek Tol, G20 hingga Ibu Kota Baru

Iqbal Dwi Purnama, Okezone · Jum'at 15 Juli 2022 11:43 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 15 470 2630038 menteri-basuki-libatkan-arsitek-indonesia-di-proyek-tol-g20-hingga-ibu-kota-baru-EgTAzFRBOH.jpg Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. (Foto: okezone.com/PUPR)

JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono ingin arsitek Indonesia banyak dilibatkan pada proyek infrastruktur. Di mana selama ini Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) terus bekerjasana dalam mengawal pembangunan di Indonesia.

Menurutnya, keberadaan arsitek memegang peran penting dalam pembangunan infrastruktur. Selian itu ilmu arsitektur juga merangkum semua fungsi bangunan, struktur bangunan, serta estetika atau nilai seninya.

Baca Juga: Bekasi Incar Investasi Rp64 Triliun, Proyek Apa yang Bakal Digarap?

“Sehingga ke depan, semua pembangunan infrastruktur harus melibatkan arsitek, termasuk pembangunan jalan. Contohnya pada perkerasan tebing di Tol Cisumdawu, saya minta arsitek terlibat agar lebih bagus dan estetik,” ujar Menteri Basuki dalam keterangan tertulisnya, Kamis (15/7/2022).

Menurut Menteri Basuki, dukungan serta sumbangsih ide, gagasan, dan karya dari para arsitek Indonesia dalam mengembangkan pusat pemerintahan baru yaitu IKN Nusantara sangat diperlukan.

Baca Juga: Infrastruktur Digital Dibangun, Menko Airlangga: Orang di Timur Bisa Kerja Duluan

Misalnya dalam pembahasan Kompleks Istana, Kompleks Perkantoran Eksekutif, Legislatif, Perkantoran Yudikatif, Kompleks Peribadatan, serta Sumbu Kebangsaan IKN Nusantara harus dimewujudkan kota yang hijau, cerdas, dan berkelanjutan.

"Kami juga ingin mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas keterlibatan IAI baik sebagai juri maupun peserta dalam Sayembara Konsep Perancangan Kawasan dan Bangunan Gedung di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara,” lajut Menteri Basuki

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Menteri PUPR juga menegaskan, saat ini pihaknya juga bekerja sama dengan IAI dalam persiapan infrastruktur untuk mendukung presidensi G20, di antaranya penataan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), penataan beberapa titik wisata di Labuan Bajo, penataan Kawasan Mandalika, penataan kawasan Hutan Mangrove Tahura Ngurah Rai di Bali, dan revitalisasi VVIP Bandara Ngurah Rai Bali

Arsitek juga berperan dalam pembangunan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) yang dilaksanakan pada 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas yaitu Danau Toba, Borobudur, Manado-Likupang-Bitung, Mandalika, dan Labuan Bajo

Peran arsitek bukan hanya merubah wajah kawasan tersebut dengan tetap menjaga kearifan lokal, tetapi juga mengangkat harkat dan martabat masyarakat lokal secara sosial-ekonomi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini