Share

Emas Dunia Menguat akibat Greenback Lebih Lemah

Tim Okezone, Okezone · Selasa 19 Juli 2022 07:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 19 320 2631978 emas-dunia-menguat-akibat-greenback-lebih-lemah-vrAnMlo0cv.JPG Harga emas hari ini. (Foto: Reuters)

JAKARTA - Harga emas dunia hari ini menguat pada penutupan perdagangan Selasa (19/7/2022).

Dikutip Antara, untuk kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi Comex New York Exchange, terangkat USD6,60 atau 0,39%, menjadi ditutup pada USD1.710,20 per ounce.

Sementara logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September naik 24,6 sen atau 1,32%, menjadi ditutup pada USD18,84 per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober naik USD25,1 dolar atau 3,02%, menjadi ditutup pada USD856 per ounce.

 BACA JUGA:Harga Emas Dunia Melesat Usai Saham Wall Street Tertekan

Ini terjadi karena ditopang oleh greenback (dolar AS) yang lebih lemah setelah penurunan satu hari tertajam indeks dolar sejak pertengahan Juni membantu memutuskan arah yang mendukung posisi beli, setelah berulang kali mencapai tertinggi dua dekade.

"Dolar melemah memulai minggu perdagangan ini, tetapi ini mungkin bukan yang teratas, yang berarti emas mungkin berjuang untuk bergerak di atas mendekati level 1.750 dolar AS," kata analis Ed Moya di platform perdagangan daring OANDA.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Kemudian, emas menemukan dukungan tambahan setelah National Association of Home Builders melaporkan pada Senin (18/7/2022) bahwa indeks kepercayaan bulanannya anjlok 12 poin menjadi 55 pada Juli. Penurunan itu jauh lebih besar dari yang diperkirakan.

Federal Reserve akan mengadakan pertemuan kebijakan moneter pada 26-27 Juli. Dengan sepinya komentar dari pejabat Fed menjelang keputusan 27 Juli tentang suku bunga, posisi beli dan jual emas sama-sama diserahkan ke perangkat mereka untuk memutuskan bagaimana melanjutkannya.

"Sebagai tempat berlindung yang sebelumnya aman, emas belum keluar dari kesulitan dan pintunya tetap terbuka untuk penembusan lain di bawah 1.700 dolar AS, dengan target kali ini ke 1.683 dolar AS - 1.666 dolar AS - 1.652 dolar AS," ucap kepala strategi teknis Sunil Kumar Dixit di skcharting.com.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini