Share

Ingat Ya! Kripto Bukan Alat Bayar tapi...

Advenia Elisabeth, MNC Portal · Selasa 19 Juli 2022 15:47 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 19 320 2632394 ingat-ya-kripto-bukan-alat-bayar-tapi-gwjZ4ZWePn.jpg Kripto (Foto: Okezone)

JAKARTA - Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga menegaskan, masyarakat harus paham bahwa Kripto bukanlah alat pembayaran melainkan komoditas.

"Kripto di Indonesia itu bukan alat bayar melainkan komoditas. Oleh karena itu, pengaturannya di bawah Kementerian Perdagangan. Sebab Kementerian Perdagangan adalah institusi yang mengatur komoditas," jelas Wamendag Jerry dalam seminar yang bertemakan "Peluang dan Tantangan Industri Blockchain di Indonesia" disiarkan virtual, Selasa (19/7/2022).

"Jadi kalau ada yang bilang Kripto adalah alat bayar, itu tidak tepat," tambahnya.

Maka dari itu, Jerry menyampaikan, dalam penyebutnya pun juga jangan keliru. Yang benar adalah Crypto Asset/Aset Kripto bukan Cryptocurrency.

"Jadi kita biasakan penggunaan istilah pun supaya tidak miss leading informasinya yang mungkin mengasiasikan ini dengan keuangan padahal dengan komoditas. Oleh karena itu kita sebutnya Aset Kripto," terangnya.

Terakhir, Wamendag Jerry menjelaskan, yang menjadi spesial dari Aset Kripto, keamanannya lebih valid karena diatur oleh sistem yang bernama Blockchain.

Baca Juga: Wujudkan Indonesia Sehat 2025, Lifebuoy dan Halodoc Berkolaborasi Berikan Akses Layanan Kesehatan Gratis

Sebagai informasi, pertumbuhan nilai transaksi dan jumlah pelanggan aset kripto di Indonesia sangat luar biasa. Pada 2021, total nilai transaksi aset kripto mencapai Rp859,4 triliun atau meningkat 1.224 persen dibandingkan pada 2020. Adapun pembeli terdaftar tercatat 14,6 juta pembeli.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini