Share

ADB Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Negara Berkembang Asia

Tim Okezone, Okezone · Kamis 21 Juli 2022 11:43 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 21 320 2633595 adb-pangkas-proyeksi-pertumbuhan-ekonomi-negara-berkembang-asia-TllnDWHXnd.jpg ADB pangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Asia (Foto: Reuters)

JAKARTA - Bank Pembangunan Asia (ADB) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi negara berkembang Asia menjadi 4,6% dari 5,2% pada 2022. Ini mencerminkan memburuknya prospek ekonomi karena ketegangan geopolitik, pengetatan moneter yang lebih agresif di negara-negara maju, dan pandemi Covid 19.

Dalam suplemen untuk Asian Development Outlook 2022, publikasi ekonomi tahunan unggulan bank, ADB juga memangkas perkiraan pertumbuhan 2023 untuk negara berkembang Asia menjadi 5,2% dari 5,3%.

Bank yang berbasis di Manila memangkas perkiraan pertumbuhan 2022 untuk Asia Timur dari 4,7% menjadi 3,8%; perkiraan pertumbuhan Asia Selatan diturunkan dari 7,0% menjadi 6,5% untuk 2022 dan dari 7,4% menjadi 7,1% untuk 2023, demikian dilansir Antara, Kamis (21/7/2022).

Perkiraan 2022 untuk Asia Tenggara sedikit ditingkatkan dari 4,9% menjadi 5,0% karena permintaan domestik diuntungkan dari pencabutan pembatasan mobilitas COVID-19 yang berkelanjutan dan pembukaan kembali perbatasan di beberapa ekonomi di sub-kawasan tersebut.

Prospek pertumbuhan Kaukasus dan Asia Tengah dinaikkan dari 3,6% menjadi 3,8% untuk 2022 dan dari 4,0% menjadi 4,1% untuk 2023. Prospek pertumbuhan tahun ini untuk Pasifik direvisi dari 3,9% menjadi 4,7%.

Perkiraan inflasi untuk negara berkembang Asia dinaikkan dari 3,7% menjadi 4,2% untuk 2022 dan dari 3,1% menjadi 3,5% untuk 2023 karena harga bahan bakar dan pangan yang lebih tinggi. Namun, ADB mengatakan tekanan inflasi di kawasan itu "lebih rendah daripada di tempat lain di dunia."

ADB menambahkan gangguan pasokan dan meningkatnya sanksi yang dikenakan pada Rusia telah meningkatkan harga-harga komoditas global dan tetap lebih tinggi dari level yang sudah meningkat pada 2021, yang menyebabkan peningkatan tekanan inflasi di banyak ekonomi regional.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini