Share

Optimistis Jual Beras Lewat Online, Omzet Bulog Capai Rp450 Juta

Anggie Ariesta, Jurnalis · Jum'at 22 Juli 2022 16:59 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 22 320 2634604 optimistis-jual-beras-lewat-online-omzet-bulog-capai-rp450-juta-Hz7kpAaMEv.jpg Beras Bulog. (Foto: Okezone)

SEMARANG - Pasar online iPanganan.com yang merupakan hasil kerja sama Perum Bulog dengan SSI (StoreSend Indonesia) meraih omzet penjualan rata-rata Rp450 juta per tahun.

Wakil Pimpinan Wilayah Bulog Jawa Tengah Sri Muniati mengatakan, dengan omzet rata-rata per bulan Rp30 juta-Rp45 juta itu, dia optimis tren penjualan akan semakin baik.

โ€œTren penjuaan baik untuk masa panen di Jawa Tengah, apalagi pasar online di sektor pangan yang masyarakat Jawa Tengah masih ada tradisi beli beras misalnya ke pasar tradisional,โ€ kata Sri saat Press Tour Bulog ke Gudang iPanganan Semarang, Jawa Tengah, Jumat (22/7/2022).

ย BACA JUGA:Hadapi Krisis Pangan Global, Bulog Siapkan Strategi Swasembada

Menurut Sri, dengan omzet sehari di Rp1 juta-Rp1,4 juta tersebut, pihaknya optimis bahwa iPangananDotCom masih menjadi pioneer dalam menjual produk pangan di Indonesia.

iPanganan ini menghadirkan kemudahan berbelanja produk pangan sekaligus menjaga kestabilan harga pangan melalui dukungan teknologi digital 4.0.

Hadir di 11 kota besar meliputi Jakarta, Tangerang, Bogor, Karawang, Bandung, Semarang, Surabaya, Yogyakarta, Solo, Medan, dan Makasar.

Konsep yang ditawarkan adalah hyperlocal yaitu menyediakan stok bahan pangan di titik lokasi gudang sehingga tercipta efisiensi waktu proses pengiriman.

Konsep ini menjadi nilai tambah dalam menjamin kelancaran berbelanja menjadi praktis dan cepat.

iPanganan Semarang yang menempatkan DCMP pada salah satu unit gudang di Komplek pergudangan Tambak Aji Semarang, mulai beroperasi pada bulan Februari 2020.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Hasil dari omset penjualan rata-rata tersebut berasal dari produk paling laris adalah beras khususnya kualitas medium merk NANAS MADU, sedangkan beras kualitas premium merk CAP TANAK.

Produk non beras paling laris adalah gula MANISKITA.

Proses pelayanan dimulai dari Command Center yang mengelola data penerimaan pesanan yang sudah terverifikasi pembayarannya, dilanjutkan ke picking atau pemilihan stok sesuai pesanan, packing atau input data stok yang telah dipilih ke dalam Warehouse Management System (WMS) sampai muncul shipping box atau label pesanan gudang.

Barang yang sudah didata tersebut (packaging) dan didaftarkan ke dalam manifes pengangkut yaitu JNE.

Dalam rangka merebut pangsa pasar, Bulog menyiapkan produk- produk berkualitas unggul khususnya beras dalam berbagai merk.

Khusus di iPanganan Semarang saat ini kami menawarkan beras kualitas premium diantaranya merk Tanak, Eunak, Befood Slyp Super, Befood Setra Ramos dan Pulen Wangi.

Untuk kualitas medium, antara lain merk Nanas Madu dan Tani Makmur.

โ€œKami juga menyediakan beras khusus seperti Caping Emas Beras Hitam, Caping Emas Beras Merah, juga beras untuk kesehatan khususnya penanggulangan stunting bermerk Fortivit,โ€ katanya.

Untuk kisaran harga beras medium di harga Rp51.500/pack dan beras premium harga Rp59.999/pack sampai Rp63.999/Pack.

Di samping beras, Bulog juga memproduksi gula pasir bermerk Maniskita dan tepung terigu bermerk Terigukita.

Secara keseluruhan iPanganan menyediakan sekitar 19 jenis komoditi, termasuk 104 merk non BULOG yang terdaftar.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini