Share

Rugi Garuda Maintenance (GMFI) Menyusut di 2021

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Senin 25 Juli 2022 15:43 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 25 278 2635915 rugi-garuda-maintenance-gmfi-menyusut-di-2021-ZtNEZeVNxh.jpg Garuda Maintenance susutkan rugi (Foto: Freepik)

JAKARTA - PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) membukukan pendapatan usaha sebesar USD210,59 juta di sepanjang tahun 2021. Jumlah itu menurun dibandingkan tahun 2020 yang sebesar USD253,84 juta.

Selain itu, anak usaha dari PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk ini juga berhasil menekan rugi usaha pada 2021 menjadi USD94,49 juta. Padahal, pada tahun 2020, perseroan membukukan rugi usaha USD311,34 juta.

Rugi usaha ditekan lewat penurunan beban pegawai dari USD117,50 juta di tahun 2020 menjadi USD91,99 juta di 2021, beban material dari USD102,59 juta jadi USD50,14 juta, beban subkontrak dari USD118,75 juta menjadi USD54,76 juta, penurunan nilai aset dari USD159 juta menjadi USD53,65 juta, beban penyusutan dari USD25,64 jadi USD23,66 juta, dan beban operasional lainnya menurun dari USD41,67 juta di 2020 menjadi USD30,87 juta pada 2021.

Baca Juga: Hindari Masalah Kesehatan yang Mungkin Timbul Setelah Penerbangan Jarak Jauh

Baca Juga: BuddyKu Fest: Challenges in Journalist and Work Life Balance Workshop

Follow Berita Okezone di Google News

GMFI membukukan rugi tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar USD127,39 juta pada 2021 atau lebih rendah ketimbang tahun 2020 yang sebesar USD328,78 juta. Sementara itu, induk usahanya, yakni Garuda Indonesia mencatatkan rugi yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk di 2021 sebesar USD4,15 miliar atau hampir Rp 62 triliun (asumsi kurs USD1=Rp 14.900), melonjak 70% dari tahun 2020 yang sebesar USD2,44 miliar atau sekitar Rp 36,4 triliun.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini