Share

Pangeran Arab Bangun Gedung Pencakar Langit Tertinggi Dunia Rp7.475 Triliun

Feby Novalius, Okezone · Senin 25 Juli 2022 18:49 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 25 320 2636059 pangeran-arab-bangun-gedung-pencakar-langit-tertinggi-dunia-rp7-475-triliun-tvkvfNZCCn.JPG Pangeran Arab Saudi Mohammed bin Salman. (Foto: Reuters)

JAKARTA - Pangeran Arab Saudi Mohammed bin Salman berencana membangun gedung pencakar langit terpanjang di dunia, dalam Proyek Neom senilai USD500 miliar atau setara Rp7.475 triliun (kurs Rp14.905 per USD). Gedung cermin tersebut memiliki panjang 120 km.

Menurut dokumen The Wall Street Journal, struktur terbesar di dunia akan terdiri dari dua bangunan setinggi 490 meter, berjalan paralel sejauh 120 kilometer. Struktur akan dihubungkan dengan jalan setapak dan kereta berkecepatan tinggi akan berjalan di bawahnya.

The Mirror Line ini dirancang Morphosis Architects yang berbasis di AS. Proyek ini melibatkan setidaknya sembilan konsultan desain dan teknik lainnya.

 BACA JUGA:Perbaiki Hubungan, Biden dan Pangeran Arab Saudi Berencana Akan Bertemu Akhir Bulan Ini

Proyek ini pun dibangun bertahap dengan membuat struktur sepanjang 790 meter dengan ketinggian bervariasi hingga 490 meter yang akan terhubung dalam satu garis. Demikian dikutip dari The National News, Senin (25/7/2022).

Putra Mahkota Mohammed bin Salman mengumumkan tentang rencana untuk menciptakan komunitas linier yang diperkirakan akan menelan biaya hingga satu triliun dolar dan menampung sekitar lima juta orang ketika selesai.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

The Mirror Line adalah salah satu dari serangkaian proyek yang membentuk Neom. Empat pengembangan lainnya, Teluk Neom, Wilayah Aqaba, Gunung Neom dan Kota Industri Neom, dimaksudkan untuk mengelilinginya.

Ada juga proyek yang direncanakan bernama Vault yang merupakan resor yang dibangun di lereng gunung. Diresmikan oleh Pangeran Mohammed pada tahun 2017, Neom adalah pengembangan bisnis dan pariwisata unggulan Arab Saudi di pantai Laut Merah dan proyek utama dalam Visi 2030 yang menguraikan rencana kerajaan untuk mendiversifikasi ekonomi.

Pengembangan akan mencakup kota dan kota pintar, pelabuhan dan area perusahaan, pusat penelitian, tempat olahraga dan hiburan, serta pusat wisata.

Ini akan tersebar di 26.500 kilometer persegi dan akan terdiri dari beberapa zona, termasuk kawasan industri dan logistik, semuanya direncanakan selesai pada 2025.

Orang-orang diperkirakan akan mulai berdatangan pada 2024, kata kepala pariwisata Neom. Daerah ini diprediksi menjadi rumah bagi jutaan orang pada 2030.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini