Share

RI Percepat Kendaraan Listrik, Moeldoko: Ratusan Triliun Subsidi BBM Bisa Dialihkan

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Selasa 26 Juli 2022 11:09 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 26 320 2636337 ri-percepat-kendaraan-listrik-moeldoko-ratusan-triliun-subsidi-bbm-bisa-dialihkan-Q7gehyqmPi.jpg Kendaraan Listrik Kurangi Subsidi BBM (Foto: Okezone)

JAKARTA – Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyatakan bahwa alasan pemerintah mempercepat pengembangan kendaraan listrik di Indonesia. Yakni untuk mewujudkan transisi energi bersih, dan mengurangi anggaran subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM).

Dia menyebut, saat ini besaran subsidi BBM untuk mobil diperkirakan mencapai Rp 19,2 juta per tahun per mobil. Sementara untuk motor, besaran subsidi yang diberikan sebesar Rp 3,7 juta per motor per tahun.

“Jika pengembangan kendaraan listrik dipercepat, maka subsidi BBM yang nilainya mencapai ratusan triliun rupiah tersebut bisa dialihkan untuk program lainnya, seperti pembangunan sumber daya manusia,” kata Moeldoko dalam keterangannya, Selasa (26/7/2022).

Moeldoko menegaskan, pemerintah memiliki komitmen kuat dalam percepatan pengembangan kendaraan listrik. Hal itu dibuktikan dengan keluarnya Perpres No 55/2019 tentang percepatan program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai. Saat ini, sambung dia, pemerintah juga menyiapkan instrumen lain untuk melakukan transisi dan konversi kendaraan konvensional menuju kendaraan listrik.

“Sekarang sedang disiapkan Inpres untuk transisi dan konversi kendaraan konvensional menuju kendaraan listrik di lingkungan pemerintah. Kemenhub sedang mempersiapkan prototype-nya,” terangnya.

Baca Juga: Wujudkan Indonesia Sehat 2025, Lifebuoy dan Halodoc Berkolaborasi Berikan Akses Layanan Kesehatan Gratis

Pada kesempatan itu, Moeldoko juga menyinggung masih adanya anggapan calon pengguna yang menilai kendaraan listrik tidak aman, mahal, dan sulit dalam pengisian daya. Hal itu, ujar dia, sangat wajar karena selama ini masyarakat sudah nyaman dengan berbagai kemudahan dalam menggunakan kendaraan konvensional.

“Memang tidak mudah untuk merubah kebiasaan tersebut. Ini tantangan yang harus kita jawab. Dan Pameran PEVS 2022 ini salah satu cara untuk menujukkan bahwa penggunaan mobil listrik tidak ribet,” kata Moeldoko.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini