Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

PNS ATR Pakai 'Atribut Militer', Menteri Hadi: Saya Setarakan dengan Kajati, Kejari hingga Kadandim

Iqbal Dwi Purnama , Jurnalis-Rabu, 27 Juli 2022 |12:28 WIB
PNS ATR Pakai 'Atribut Militer', Menteri Hadi: Saya Setarakan dengan Kajati, Kejari hingga Kadandim
Seragam Baru PNS Kementerian ATR. (Foto: Okezone.com/MPI)
A
A
A

JAKARTA - Menteri ATR/Kepala BPN Hadi Tjahjanto memberi perubahan pada seragam baru PNS Kementerian ATR. Kini seragam baru PNS ATR menggunakan baret hingga tongkat komando.

Menteri Hadi menjelaskan bahwa atribut itu bukan tanpa alasan, hal tersebut diambil dari filosofis para aparat penegak hukum, yang juga menggunakan baret dan tongkat komando, seperti diketahui Menteri Hadi merupakan Mantan Panglima.

Baca Juga: Fasilitasi Masyarakat, Menteri ATR Minta Adukan Masalah Pertanahan Lewat WhatsApp

"Sekarang saya tambahkan baret, dan stik, apa tujuannya, saya setarakan dengan Kajati (Kejaksaan Tinggi), Kejari (Kejaksaan Negeri), Kapolres, hingga Kadandim," ujar Menteri Hadi, Rabu (27/7/2022).

Menurutnya dengan adanya pemberian atribut tambahan tersebut diharapkan bisa memberikan kewibawaan bagi para kepala BPN di wilayah untuk berani memberantas mafia tanah.

Baca Juga: Lewat Online, Kementerian ATR Pasarkan UMKM dengan Skema Pemanfaatan Aset Tanah

"Kalau ada Ka Kanwil sudah bekerja dengan baik, di kriminalisasi, maka saya akan pasang badan untuk membela mereka," kata Hadi.

Menteri Hadi berharap dengan adanya 'atribut militer' yang diberikan oleh para Kakanwil di daerah bisa membuat mereka satu komando ketika ada perintah dari atas, untuk langsung dilaksanakan hingga ke bawah.

]"Kemudian juga menggunakan stik, supaya mereka konfiden untuk tampil ke depan, di samping itu kita ingat bahwa ATR/BPN ini adalah institusi vertikal, artinya apa ketika kita memberikan perintah atau dalam bahasa militernya komando, tapi ini perintah karena ini sipil," lanjut Menteri Hadi

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement