Share

Pencari Kerja Tolong Perhatikan Tanda-Tanda Loker Palsu, Jangan Terkecoh!

Feby Novalius, Okezone · Kamis 28 Juli 2022 11:58 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 28 622 2637729 pencari-kerja-tolong-perhatikan-tanda-tanda-loker-palsu-jangan-terkecoh-n6wxrmVux8.jpg Tanda-Tanda Lowongan Kerja Palsu. (Foto; Okezone.com)

JAKARTA - Pencari kerja tolong perhatikan tanda-tanda bahwa pekerjaan yang dilamar ternyata palsu. Hal ini mesti diperhatikan supaya tidak dirugikan saat mencari kerja.

Mengutip beragam sumber, Kamis (28/7/2022), hal pertama yang mesti diperhatikan adalah belum apa-apa sudah minta bayaran.

Baca Juga: 7 Jurusan SMK yang Menjamin Cepat Dapat Kerja

Salah satu hal yang wajib diketahui saat melamar pekerjaan adalah perusahaan mana pun tidak akan pernah meminta bayaran untuk proses rekrutmen.

Kedua, langsung diterima tanpa wawancara. Jangan pernah terkecoh dengan buaian seperti ini, karena pastinya tidak ada perusahaan yang mau menerima kandidat baru tanpa proses wawancara kerja. Deskripsi pekerjaan tidak jelas atau detail

Deskripsi pekerjaan yang jelas ditunjukkan agar pelamar dapat benar-benar mengetahui terlebih dahulu mengenai jenis dan tanggung jawab kerja yang ingin dilamar.

Ketiga, tawaran gaji yang sangat tinggi dan menggiurkan. Kamu bisa melakukan riset sebelumnya mengenai standar gaji untuk pekerjaan yang akan kamu lamar.

Baca Juga: BUMN Buka Loker untuk 9 Posisi, Cek Syarat dan Segera Daftar

Keempat, alamat email dan situs tidak resmi. Cek dulu nama email, situs website dan media sosial perusahaan.

Kelima, gaji dengan nilai fantastis. Umumnya para pencari lowongan pekerjaan di situs pencari kerja memandang nominal gaji terlebih dahulu. Sebab, banyak dari lowongan kerja yang mencantumkan nominal gaji.

Baca Juga: Wujudkan Indonesia Sehat 2025, Lifebuoy dan Halodoc Berkolaborasi Berikan Akses Layanan Kesehatan Gratis

Perlu diingat, sebisa mungkin tak tergiur dengan nominal yang fantastis sebab bisa saja itu termasuk salah satu tanda lowongan kerja palsu. Untuk menghindari penipuan, sebaiknya melakukan riset tentang nominal gaji rata-rata untuk suatu profesi.

Keenam meminta Data dan Informasi Pribadi. Informasi pribadi bukanlah konsumsi publik. Jika menemukan lowongan pekerjaan yang meminta informasi pribadi kemungkinan besar merupakan lowongan pekerjaan palsu.

Umumnya penipuan itu akan meminta informasi seperti rekening bank atau asuransi. Kemudian data yang telah didapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini