Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Laba Bumi Serpong Damai (BSDE) Turun 31,81% di Kuartal II-2022

Cahya Puteri Abdi Rabbi , Jurnalis-Jum'at, 29 Juli 2022 |11:26 WIB
Laba Bumi Serpong Damai (BSDE) Turun 31,81% di Kuartal II-2022
Laba BSDE turun di kuartal II 2022 (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) mencatat penurunan laba bersih di kuartal II 2022. Laba BSDE turun meski pendapatan perseroan hingga kuartal II tercatat naik akibat adanya kenaikan sejumlah beban perusahaan.

Berdasarkan laporan keuangan, Jumat (29/7/2022), BSDE membukukan laba bersih sebesar Rp463,63 miliar atau turun 31,81% dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp680 miliar.

Padahal, pendapatan usaha perseroan mengalami pertumbuhan sebesar 17,86% menjadi Rp3,83 triliun dari sebelumnya Rp3,25 triliun. Peningkatan ini ditopang oleh penjualan tanah dan bangunan sebesar Rp2,48 triliun atau naik 1,69% dari sebelumnya Rp2,44 triliun.

Kemudian, segmen penjualan tanah dan bangunan strata title naik hingga 209,34% menjadi Rp408,37 miliar dari sebelumnya Rp132,01 miliar. Pendapatan sewa juga naik dari Rp457,79 miliar menjadi Rp365,32 miliar.

Sementara itu, pendapatan konstruksi tercatat tumbuh 91,11% menjadi Rp289,48 miliar dari 151,46 miliar. Pendapatan segmen hotel juga naik menjadi Rp7,96 miliar dari sebelumnya Rp4,66 miliar.

Lalu, pendapatan arena rekreasi juga tumbuh signifikan hingga 289,72% menjadi Rp10,53 miliar dari sebelumnya sebesar Rp2,70 miliar. Adapun, pendapatan dari jasa pengelolaan gedung tercatat sebesar Rp169,92 miliar.

Dari sisi pengeluaran, beban pokok penjualan perseroan naik 37,33% menjadi Rp1,46 triliun dari Rp1,06 triliun. Selain itu, beban usaha perseroan juga naik 26,87% dari sebelumnya Rp1,06 triliun menjadi Rp1,35 triliun.

Hingga akhir Juni 2022, total nilai aset perseroan tumbuh 3,61% menjadi Rp63,69 triliun dari Rp61,46 triliun pada Desember 2021. Kemudian, liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp27,59 triliun dan ekuitas perseroan hingga kuartal II 2022 sebesar Rp36,09 triliun.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement