Share

Bisa Pertalite Mulai Diatur 1 Agustus 2022 Batal?

Rizky Fauzan, MNC Portal · Sabtu 30 Juli 2022 14:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 30 320 2639086 bisa-pertalite-mulai-diatur-1-agustus-2022-batal-aM15A3gEGJ.jfif Pengguna Pertalite Harus Daftar Sebelum Beli. (Foto: Okezone.com/Pertamina)

JAKARTA - Pembatasan pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dan Solar belum tentu mulai diterapkan 1 Agustus 2022. PT Pertamina (Persero) mengaku belum menetapkan tanggal penerapan tersebut. 2022.

Beredar kabar mulai tanggal tersebut, hanya konsumen yang sudah terdaftar di MyPertamina saja yang akan dilayani. Pertamina menyatakan belum menentukan tanggal implementasi QR Code aplikasi MyPertamina.

Baca Juga: Subsidi BBM Sebaiknya Diberikan dalam Bentuk BLT

"Kita belum menentukan tanggal implementasi QR Code," ujar Secretary Corporate Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting kepada MNC Portal, Sabtu (30/7/2022).

Sementara itu, Direktur Pemasaran Regional Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra mengatakan, Pertamina melakukan beberapa skema tahap implementasi yang dalam eksekusinya masih terus didiskusikan dengan pihak Pemda terkait. Tahapan tersebut antara lain tahap implementasi wave (gelombang) I, implementasi wave (gelombang) II, dan implementasi wave (gelombang) III.

Baca Juga: Beli Pertalite Dibatasi, Menteri ESDM: Insya Allah Agustus

Dirinya menambahkan, tidak hanya Pulau Jawa, pada tanggal 1 September itu, implementasi sistem pembelian dengan MyPertamina tersebut juga dilakukan di Palu, Pontianak, dan Mataram dalam tahapan implementasi yang disebut wave (gelombang) II.

"Wave II-nya baru nanti kita akan lihat pengembangannya di Pulau Jawa. Tetapi wave II ini kita rencanakan mungkin di pertengahan Agustus atau 1 September," ujar Ega, dalam Webinar E2S, pada waktu lalu.

Ega menjelaskan, sebelumnya, langkah Pertamina dimulai dengan melakukan tahap implementasi wave (gelombang) I terlebih dahulu, dengan membuka registrasi dan eksekusi awal berupa ujicoba di 11 daerah seperti Banjarmasin, Yogyakarta, dan kota-kota lainnya. Barulah dilanjutkan ke implementasi wave (gelombang) II.

Sedangkan untuk besaran skala nasional atau wave III dengan menggunakan MyPertamina, Ega tidak membahasnya lebih lanjut. Ia hanya mengatakan pihak saat ini berkonsentrasi pada registrasi dan persiapan wave (gelombang) I.

Sementara dalam kesempatan terpisah Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting menegaskan bahwa penerapan pendaftaran MyPertamina di seluruh pulau Jawa masih dalam proses pembahasan.

"Ini belum kami finalisasi jadi kami masih konsentrasi di registrasi dan persiapan wave I," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini