Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Erick Thohir: Ketika Ada Investasi Pasti Lapangan Kerja Terbuka dan Kurangi Impor

Suparjo Ramalan , Jurnalis-Jum'at, 05 Agustus 2022 |10:11 WIB
Erick Thohir: Ketika Ada Investasi Pasti Lapangan Kerja Terbuka dan Kurangi Impor
Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Okezone.com/KBUMN)
A
A
A

JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir mengapresiasi banyaknya kerja sama bilateral Indonesia dengan beberapa negara di sejumlah sektor bisnis. Kerja sama ini dipastikan bisa menyerap tenaga kerja baru dengan jumlah banyak.

Erick Thohir mencontohkan kerja sama investasi antara PT Krakatau Steel Tbk, (KRAS) dan Pohang Iron and Steel Company (Posco). Kolaborasi kedua produsen baja ini diyakini mampu menyerap tenaga kerja baru.

Baca Juga: Intip Oleh-Oleh Presiden Jokowi dari China, Jepang hingga Korea Selatan

Adapun kerja sama KRAS dan Posco berupa kesepakatan menambah nilai investasi sebesar USD3,5 miliar atau setara Rp52 triliun.

Baca Juga: Investasi Pasar Modal Tak Melulu Saham, Ada Obligasi dan Sukuk yang Bisa Dipilih

"Pasti, ketika ada investasi kita bicara yang namanya pembukaan lapangan kerja, dan mengurangi beban impor, itu tujuannya. Sebagai negara yang besar, Indonesia sudah seharusnya lebih berdaulat," ungkap Erick, dalam sesi wawancara bersama iNews, Jumat (5/8/2022).

Menurutnya, Indonesia seyogyanya bisa berdaulat di aspek manapun, lantaran memiliki sumber daya alam (SDA) yang bisa dihilirisasikan.

"Kita jangan merdeka, tapi tidak berdaulat. Inilah yang harus kita jaga ekuilibrium supaya kita tidak hanya menjadi market atau pun turunan dari sumber daya alam kita bisa di hilirisasi di sini. Kita produksi nikel, kita produksi tembaga dan lain-lain, ini bagian dari kita membangun ekosistem baja nasional," kata dia.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement