Share

Soal Petugas KAI Cabul, Erick Thohir Marah: Tak Ada Ruang untuk Pelaku Pelecehan Seksual

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Jum'at 05 Agustus 2022 12:24 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 05 320 2642535 soal-petugas-kai-cabul-erick-thohir-marah-tak-ada-ruang-untuk-pelaku-pelecehan-seksual-12CL5xPhGs.jpg Erick Thohir marah dan kecam pelecehan seksual di BUMN (Foto: Instagram)

JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir angkat suara soal petugas KAI cabul yang melecehkan penumpang. Erick Thohir marah dan tidak memberikan toleransi terhadap tindakan pelecehan seksual di lingkungan BUMN.

Dia mengecam keras perlakuan tidak senonoh yang dilakukan oknum petugas kebersihan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI terhadap salah seorang pelanggan kereta api di Stasiun Ciamis, Jawa Barat (Jabar).

"Sejak awal, Kementerian BUMN dan BUMN berkomitmen tidak memberikan ruang sedikitpun bagi para pelaku pelecehan seksual," ujar Erick di Jakarta, Jumat (5/8/2022).

Erick mewanti-wanti seluruh BUMN menerapkan lingkungan kerja yang sehat. Bahkan, dia telah mengeluarkan surat edaran nomor SE-3/MBU/04/2022 tentang kebijakan berperilaku saling menghargai di tempat kerja atau respectful workplace policy (WRP) pada April lalu.

SE tersebut sebagai langkah konkrit BUMN menyediakan lingkungan kerja yang saling menghormati, bebas dari diskriminasi, pengucilan atau pembatasan, pelecehan, perundungan, dan berbagai bentuk kekerasan lainnya serta menjunjung tinggi martabat dan harga diri, untuk menjaga produktivitasnya selama bekerja.

"Lingkungan kerja sehat yang bebas diskriminasi dan pelecehan tak sebatas di dalam internal BUMN, melainkan harus terimplementasi dalam pelayanan publik," ucap Erick.

Dia pun mengapresiasi langkah KAI yang langsung memecat oknum petugas kebersihan yang dipekerjakan oleh anak usaha KAI, PT KAI Services. Tak sekadar memecat, KAI juga mem-blacklist nomor induk kependudukan (NIK) oknum tersebut sehingga tidak akan bisa menggunakan jasa angkutan kereta api ke depan.

Erick menyebut tindakan tegas ini menjadi bukti nyata komitmen BUMN dalam menerapkan budaya kerja yang bebas dari tindakan pelecehan.

Selain itu, Erick juga memuji keberanian penumpang yang melaporkan tindakan tersebut. Erick berharap para penumpang yang lain pun tidak segan-segan melapor jika mengalami kejadian serupa.

"Terima kasih atas keberaniannya yang menginspirasi banyak orang. Saya juga sudah meminta KAI untuk memberikan pendampingan kepada korban," tutur dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini