Share

Minta Maskapai Sediakan Tiket Harga Murah, Kemenhub: Daya Beli Masyarakat Belum Pulih

Shelma Rachmahyanti, MNC Media · Senin 08 Agustus 2022 15:26 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 08 320 2644038 minta-maskapai-sediakan-tiket-harga-murah-kemenhub-daya-beli-masyarakat-belum-pulih-fe3imdGuAq.jpg Garuda Indonesia. (Foto: Okezone)

JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meminta maskapai untuk menyediakan tiket pesawat dengan harga murah.

Sebagaimana diketahui, saat ini harga tiket pesawat bisa bertambah mahal.

Hal itu usai adanya Keputusan Menteri (KM) nomor 142 Tahun 2022 tentang Besaran Biaya Tambahan (Surcharge) Yang Disebabkan Adanya Fluktuasi Bahan Bakar (Fuel Surcharge) Tarif Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri.

Di mana, aturan tersebut berlaku mulai 4 Agustus 2022.

 BACA JUGA:Kemenhub Imbau soal Harga Tiket Pesawat, Ini Tanggapan Garuda Indonesia

Plt Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nur Isnin Istiartono mengatakan, saat ini daya beli masyarakat belum sepenuhnya pulih dari dampak pandemi Covid-19.

Oleh sebab itu, maskapai yang melayani rute penerbangan berjadwal dalam negeri diimbau untuk dapat menerapkan tarif penumpang yang lebih terjangkau oleh pengguna jasa penerbangan.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Adapun dengan memberlakukan tarif penumpang yang terjangkau, tentunya akan menjaga konektivitas antar wilayah di Indonesia dan kontinuitas pelayanan jasa transportasi udara.

"Seperti kita ketahui, bahwa kemampuan daya beli masyarakat belum pulih akibat pandemi Covid-19 namun kebutuhan masyarakat akan transportasi udara tetap harus diperhatikan," katanya melalui keterangan pada Minggu (7/8/2022).

Pemberlakuan tarif yang terjangkau dinilai akan mendorong mobilitas masyarakat untuk melakukan perjalanan melalui transportasi udara, sehingga nantinya akan meningkatkan kapasitas dan produksi angkutan udara penumpang, kargo dan pos secara nasional.

"Secara tertulis, imbauan ini telah kami sampaikan kepada masing-masing Direktur Utama maskapai nasional, untuk dapat diterapkan di lapangan,” pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini