Share

Cadangan Devisa Turun Picu Pelemahan Rupiah

Advenia Elisabeth, MNC Portal · Senin 08 Agustus 2022 16:47 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 08 320 2644130 cadangan-devisa-turun-picu-pelemahan-rupiah-H32eIaumpO.jpg Kurs Rupiah ditutup melemah. Foto: Ilustrasi Shutterstock

JAKARTA - Nilai tukar Rupiah hari ini ditutup melemah. Rupiah sore ini ditutup menguat 18 poin di level Rp14.876 atas dolar Amerika Serikat (USD).

Pengamat Pasar Uang Ibrahim Assuaibi mengatakan, salah satu faktor pemicu mata uang garuda ini menguat karena pasar terus memantau perkembangan cadangan devisa Indonesia yang mengalami penurunan walaupun pertumbuhan ekonomi di Kuartal Kedua 2022 melampau ekspektasi yaitu di 5,44%.

"Kuartal Kedua 2022 tidak diikuti oleh gerak langkah cadangan devisa, Namun turunnya cadangan devisa mata uang rupiah tetap menguat," terang Ibrahim dalam rilis hariannya, Senin (8/8/2022).

Lanjutnya, Bank Indonesia (BI) melaporkan cadangan devisa Indonesia pada akhir Juli 2022 sebesar USD132,2 miliar. Berkurang USD4,2 miliar atau turun 3,08% dibandingkan bulan sebelumnya.

Penurunan posisi cadangan devisa pada Juli 2022 antara lain dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebutuhan untuk stabilisasi nilai tukar rupiah sejalan dengan masih tingginya ketidakpastian pasar keuangan global.

Ke depan, kata Ibrahim, banyak pengamat yang memprediksi cadangan devisa akan berada di kisaran USD130 miliar hingga USD131 miliar di akhir tahun ini.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

"Perkiraan ini karena dari sisi neraca perdagangan Indonesia yang diperkirakan masih surplus sehingga bisa menahan penurunan cadangan devisa lebih dalam lagi," terangnya.

Selain itu, posisi cadangan devisa pada Agustus ini juga diperkirakan akan kembali menurun di kisaran USD131 miliar.

Hal ini karena neraca perdagangan Indonesia berpotensi lebih kecil, sementara outflow masih akan terus berlanjut. Penyebabnya adalah The Fed masih akan menaikkan suku bunga acuannya lagi.

Lebih lanjut dia memprediksi, untuk perdagangan besok, Selasa (9/8) mata uang rupiah dibuka berfluktuatif namun ditutup menguat di rentang Rp14.850-Rp14.900.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini