Share

Peringatan Sri Mulyani: Ekonomi Global Melemah, Tekanan Inflasi Meningkat

Michelle Natalia, Sindonews · Selasa 09 Agustus 2022 10:26 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 09 320 2644470 peringatan-sri-mulyani-ekonomi-global-melemah-tekanan-inflasi-meningkat-lXiNWn9V6W.jpeg Sri Mulyani waspadai stagflasi dan resesi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memperingati soal pertumbuhan ekonomi global yang akan mengalami pelemahan. Hal tersebut disebabkan oleh meningkatnya risiko stagflasi, ketidakpastian pasar keuangan global, tekanan inflasi, dan situasi geopolitik.

“Lingkungan global kita akan menjadi melemah, sementara tekanan inflasi justru meningkat,” ungkap Sri dalam keterangan pers usai Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, dikutip Selasa (9/8/2022).

Sri menjelaskan IMF menurunkan proyeksi ekonomi global dari 3,6% ke 3,2% untuk tahun 2022 dan tahun 2023 akan lebih lemah lagi dari 3,6% ke 2,9%. Sementara, IMF juga memprediksi inflasi negara maju tahun 2022 akan naik hingga 6,6% dan negara-negara berkembang akan berada pada level 9,5%.

“Dengan adanya kenaikan inflasi yang sangat tinggi di negara maju, terjadi reaksi dari sisi kebijakan moneter dan likuiditas yang diperketat. Ini memacu apa yang disebut capital outflow dan volatilitas di sektor keuangan. Inilah yang harus kita terus kelola di dalam negeri,” kata Sri.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Sri menilai kondisi tersebut menjadi suatu persoalan harus diatasi bersama dengan kombinasi dari kebijakan fiskal, moneter, maupun kebijakan struktural.

“Kami bersama Gubernur Bank Indonesia akan terus meramu kebijakan fiskal dan moneter secara fleksibel, namun juga pada saat yang sama efektif dan kredibel,” ujar Sri.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini