Share

Tahun Depan Gelap, Ini 4 Pernyataan 'Horor' Presiden Jokowi Hasil Obrolan PBB hingga IMF

Tim Okezone, Okezone · Selasa 09 Agustus 2022 11:21 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 09 320 2644519 tahun-depan-gelap-ini-4-pernyataan-horor-presiden-jokowi-hasil-obrolan-pbb-hingga-imf-KwnIIgeWZ7.jpg Presiden Jokowi Soal Prediksi Ekonomi Dunia Tahun Depan Gelap. (Foto: Okezone.com/Setpres)

JAKARTA - Tahun depan gelap. Pernyataan Presiden Jokowi ini mengejutkan banyak kalangan dan menyita perhatian.

Presiden Jokowi menjelaskan tahun depan akan gelap merujuk kepada kondisi ekonomi global mengkhawatirkan. Sehingga timbul proyeksi tahun depan diprediksi gelap.

Baca Juga: Bikin Ekonomi Dunia Lesu, G20 Minta Perang Rusia dan Ukraina Diakhiri

Pernyataan Presiden Jokowi itu dilontarkan pada saat menghadiri Silaturahmi Nasional Persatuan Purnawirawan TNI AD (PPAD) Tahun 2022, di Sentul International Convention Center di Bogor, Jumat (5/8/2022) lalu. Apa saja poin penting mengenai kondisi global tahun depan akan gelap?

Berikut ini 4 Poin Pernyataan 'Horor' Presiden Jokowi, dirangkum Okezone, Selasa (9/8/2022).

1. Bocoran dari Sekjen PBB, IMF hingga Bank Dunia

Jokowi mengaku mendapat prediksi tahun depan gelap tersebut usai bertemu Sekjen PBB, IMF hingga Bank Dunia. Para pejabat tersebut mengungkapkan bahwa saat ini memang dalam keadaan sulit.

Baca Juga: Ekonomi Amerika Minus 0,9%, Sinyal Resesi

“Beliau-beliau menyampaikan, tahun ini kita akan sangat sulit, tahun ini kita akan sulit. Terus kemudian seperti apa? Tahun depan, akan gelap," tuturnya, Selasa (9/8/2022).

2. Tidak Hanya di Indonesia

Jokowi mempertegas bahwa kondisi ini bukan Indonesia, tapi dunia. "Hati-hati, bukan Indonesia. Yang saya bicarakan tadi, dunia. Kita bicara dunia dulu. Semua negara sekarang ini, dalam keadaan tidak mudah,” beber dia,

Baca Juga: Wujudkan Indonesia Sehat 2025, Lifebuoy dan Halodoc Berkolaborasi Berikan Akses Layanan Kesehatan Gratis

3. 60 Negara di Ambang Kebangkrutan

Jokowi mengungkapkan bahwa ada puluhan negara yang saat ini berada di ambang kebangkrutan, dan kondisi itu sudah mulai dialami oleh beberapa negara.

“Dari Sekjen PBB menyampaikan, dari IMF, dari Bank Dunia menyampaikan bahwa akan ada 60 negara yang akan ambruk ekonominya. Dan sekarang sudah mulai 1 per satu, angkanya adalah 9 terlebih dahulu, kemudian 25, kemudian 42, mereka sudah secara detail meng-kalkulasi,” lanjut Jokowi.

4. Wabah Kelaparan

Selain itu, saat ini juga ada ratusan juta orang di beberapa negara yang sudah terserang kelaparan. Sejumlah negara lainnya, warganya mulai masuk ke dalam ambang kelaparan.

“Apa yang dikhawatirkan itu betul-betul kita lihat. Dan sekarang ini 320 juta orang di dunia sudah berada pada posisi menderita kelaparan akut, dan sebagian sudah mulai kelaparan. Saya sampaikan apa adanya. Karena memang posisi pertumbuhan ekonomi semuanya, bukan hanya turun, tapi anjlok, semuanya. Turun semuanya. Singapura, Eropa, Australia, Amerika, semuanya,” ungkap dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini