Menurutnya, sorgum bisa menjadi pengganti gandum untuk industri mie dan roti.
“Dengan sorgum, kita tidak akan lagi ribut tentang mi instan seperti sekarang ini,” jelasnya.
Panglima TNI 2013-2015 ini menambahkan, saat ini pengembangan sorgum terdapat di lahan seluas 15 ribu hektare.
Lahan tersebut tersebar di Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Jawa Barat, Jawa Timur, hingga Lampung.
“Di NTT produktivitas sorgum tiga sampai empat ton per hektare. Di Jawa sebanyak empat sampai lima ton per hektare. Ini masih bisa terus ditingkatkan,” pungkasnya.
(Zuhirna Wulan Dilla)