Share

Peternak Ayam Petelur Resah dengan Tingginya Harga Pakan

Avirista Midaada, Okezone · Selasa 16 Agustus 2022 09:59 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 16 320 2648617 peternak-ayam-petelur-resah-dengan-tingginya-harga-pakan-h8GT8lOJbY.jpg Peternak Ayam Petelur Resah dengan Tingginya Harga Pakan. (Foto: Okezone.com/MPI)

MALANG - Kenaikan harga pakan membuat peternak ayam petelur kebingungan di Malang. Pasalnya kenaikan harga pakan mempengaruhi harga telur ayam secara keseluruhan.

Seorang Peternak Ayam Petelur Sugeng mengatakan, saat ini harga pakan ternak satu sak konsentratnya mencapai Rp471 ribu. Harga itu jauh di atas harga normalnya yang mencapai Rp335 ribu per sak konsentratnya.

Baca Juga: Stabilisasi Harga Daging dan Telur Ayam, Mendag Zulhas Panggil Pengusaha Makanan Ternak

"Harga normal Rp335 ribu. Sekarang sudah Rp 471 ribu. Untuk jagung normalnya Rp3.600 sekarang Rp5.900 per kilogramnya," kata Sugeng, ditemui di kandang ayamnya di Kelurahan Wonokoyo, Kota Malang, pada Selasa (16/8/2022).

Kenaikan harga pakan ternak ini sudah terjadi sejak awal pandemi Covid-19 atau sekitar tahun 2020 lalu. Hal ini mengakibatkan banyak peternak ayam petelur di wilayah sekitar Wonokoyo harus gulung tikar. "Ada empat yang masih bertahan, ya termasuk saya itu. Banyak yang sudah nggak sanggup," ungkapnya.

Baca Juga: Telur Naik Jadi Rp27.402/Kg, Berikut Daftar Harga Pangan Lainnya

Sugeng sendiri mampu menghasilkan tiap harinya 60 kilogram telur. Imbas kenaikan harga pakan ternak pun, harga telur ikut naik hingga mencapai Rp 26 ribu per kilogramnya.

"Itu harga telur dari peternak kan menyesuaikan dengan harga yang ada di pasaran," bebernya.

Dirinya berharap harga pakan ternak bisa turun, agar tak mengakibatkan kian banyaknya peternak ayam petelur yang gulung tikar. "Mudah-mudahan pemerintah juga bisa ikut membantu mengendalikan harga pakan yang terus melambung," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini