Lalu, dia menyampaikan inflasi akan tetap dijaga pada kisaran 3,3%.
Kebijakan APBN akan tetap diarahkan untuk mengantisipasi tekanan inflasi dari eksternal, terutama
inflasi energi dan pangan.
"Asumsi inflasi pada level ini juga menggambarkan keberlanjutan pemulihan sisi permintaan, terutama akibat perbaikan daya beli masyarakat," tandasnya.
Dia juga mengatakan rata-rata nilai tukar Rupiah diperkirakan bergerak di sekitar Rp14.750 per dolar AS (USD) dan rata-rata suku bunga Surat Utang Negara (SUN) 10 tahun diprediksi pada level 7,85%.
"Selanjutnya, harga minyak mentah Indonesia (ICP) diperkirakan akan berkisar pada USD90 per barel. Di sisi lain, lifting minyak dan gas bumi diperkirakan masing-masing mencapai 660 ribu barel per hari dan 1,05 juta barel setara minyak per hari," pungkasnya.
(Zuhirna Wulan Dilla)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.