Share

Dapat Jatah APBN 2023, Bappenas dan PUPR Siap Lanjutkan Pembangunan IKN

Advenia Elisabeth, MNC Portal · Selasa 16 Agustus 2022 20:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 16 320 2649169 dapat-jatah-apbn-2023-bappenas-dan-pupr-siap-lanjutkan-pembangunan-ikn-w0hIvfdZ21.png IKN Nusantara. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional sekaligus Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan pembangunan infrastruktur, termasuk Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi prioritas nasional.

Adapun sampai dengan tahun 2023 alokasi IKN dimasukkan ke dalam pagu K/L.

"Mengenai IKN, sebagaimana disebutkan di Undang-undang, memang sampai dengan tahun 2023 alokasi IKN dimasukkan ke dalam pagu K/L antara lain Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, Kementerian KLHK, Polri, BKPM, dan ada beberapa yang lain dan seluruhnya kira-kira berkisar Rp23,6 triliun. Yang terbesar memang di Kementerian PUPR yakni sekitar Rp20,8 triliun," kata Suharso dalam Konferensi Pers Nota Keuangan & RUU APBN 2023, Selasa (16/8/2022).

 BACA JUGA:Jokowi: IKN Bukan Kota Biasa tapi Kota Rimba dengan Pelayanan Kelas Dunia

Lanjut dia menyampaikan, alokasi anggaran ini sesuai dengan proyeksi yang telah susun di mana 20% dari APBN dan sisanya partisipasi dari pihak swasta baik luar negeri maupun dalam negeri.

"Jadi di luar Rp23,6 triliun ini kita harapkan di tahun depan ada partisipasi dari sektor Public Private Partnership (PPP). Sementara Rp20,8 triliun yang ada di Kementerian PUPR itu menyangkut prasarana dasar, istana dan kompleks perkantoran," jelasnya.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menambahkan, fokus untuk pembangunan IKN adalah di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) baik itu pembangunan perkantoran presiden, wapres, jalan nasional, maupun jalan tol dari Balikpapan ke IKN.

Bahkan, disebutnya, saat ini pembangunan untuk semua itu sudah ditender.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Diperkirakan akhir Agustus kontraknya sudah bisa ditandatangani agar dapat segera dikerjakan.

"Sekarang sudah tender semua, mungkin sekarang masih di masa sanggah jadi Insya Allah akhir bulan ini (Agustus) sudah bisa ditandatangani kontraknya kemudian akan segera dilaksanakan," tuturnya.

Dia menggambarkan, jika kontrak sudah ditandatangi, akan dibangun jalan tol yang dapat mempersingkat waktu dari Balikpapan menuju IKN.

Diperkirakan, waktu yang ditempuh hanya berkisar 30-40 menit.

"Jadi jalan tol dari Balikpapan kilometer 11, jalon tol Balikpapan-Samarinda kita potong langsung ke IKN. Kita targetkan Balikpapan ke IKN nanti bisa ditempuh sekitar 30-40 menit dengan jalan tol itu," ucapnya.

"Jadi itu semua sudah kita tenderkan dengan total anggaran tahun ini sekitar Rp5,4 triliun, kemudian tahun depan Rp20,8 triliun. (Dana itu untuk kegiatan sama semua ya di KIPP) termasuk untuk air minum, sanitasi, drainase. Mudah-mudahan kita programkan tahun 2024 bisa selasai untuk KIPP tahap 1 itu," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini