Share

Berharta Rp177 Triliun, Miliarder Ini Punya Hobi Beramal

Feby Novalius, Okezone · Kamis 18 Agustus 2022 07:17 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 18 455 2649754 berharta-rp177-triliun-miliarder-ini-punya-hobi-beramal-7IjEdrpzlh.png Orang Kaya yang Hobi Beramal. (Foto: Okezone.com/Freepik)

JAKARTA Miliarder ini punya hobi beramal. Dia adalah salah satu orang kaya di Rusia yakni Suleiman Kerimov.

Menurut data Forbes, kekayaannya USD12,1 miliar atau setara Rp177,8 triliun (kurs Rp14.700 per USD).

Suleiman Kerimovi dikenal sebagai tokoh muslim terkaya sekaligus tokoh investasi, politisi, dan dermawan terkenal.

Baca Juga: Mengintip Harta Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo

Kerimov lahir di Dagestan, Kaukasus Utara pada tahun 1966. Semula, Kerimov memilih untuk belajar teknik namun ia tidak dapat menyelesaikan studinya karena wajib militer.

Setelah menyelesaikan masa jabatannya dengan tentara, Kerimov menyelesaikan gelar Sarjana Akuntansi Keuangan di bidang Ekonomi dari Universitas Negeri Dagestan.

Baca Juga: Sumber Kekayaan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa

Setelah lulus kuliah, Kerimov memutuskan untuk bekerja di pabrik peralatan listrik Eltav pada tahun 1993 dan menduduki posisi sebagai direktur jenderal dan ekonom. Berkat kegigihan dan kecakapannya, karier Kerimov terus meningkat.

Pada tahun 1995, Kerimov ditunjuk sebagai kepala perusahaan Perbankan dan Perdagangan Soyuz Finas. Dia memainkan peran utama dalam pengambilalihan Avto Bank dan Pusat Bisnis Smolensky Passazh.

Pada akhir 1990-an, Kerimov menjadi 50% pemegang saham di Vnukovo Airlines dan kemudian menggunakan asetnya untuk mengambil alih Fedprombank.

Baca Juga: Wujudkan Indonesia Sehat 2025, Lifebuoy dan Halodoc Berkolaborasi Berikan Akses Layanan Kesehatan Gratis

Pada akhir 1999, Kerimov membeli 55 persen saham di perusahaan perdagangan minyak Nafta Moskva, penerus perusahaan monopoli Soviet Soyuznefteexport. Kerimov mengubah Nafta dari perusahaan minyak menjadi raksasa induk investasi.

Tak hanya itu, Kerimov juga menjadi anggota parlemen Rusia, Duma. Awal tahun 2000, Kerimov membeli saham Gazprom dan Sberbank. Lalu, pada tahun 2005, Kerimov melalui Nafta mengambil alih perusahaan tambang emas dan perak terbesar Rusia, JSC Polymetal. Namun, pada tahun 2008 dia menjual sahamnya di Polymetal akibat krisis finansial di tahun itu.

Baca Selengkapnya: Kisah Suleiman Kerimov, Miliarder Muslim Terkaya Berharta Rp177 Triliun yang Hobi Beramal

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini