Share

Indonesia Berpeluang Ekspor Jagung tapi...

Advenia Elisabeth, MNC Portal · Jum'at 19 Agustus 2022 20:26 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 19 320 2650971 indonesia-berpeluang-ekspor-jagung-tapi-Ynu1nnvw0Z.jpg Ekspor Jagung (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kepala Divisi Pengadaan Komoditi Perum Bulog, Budi Cahyato mengungkapkan, jagung lokal berpeluang untuk di ekspor. Lantaran, produksi jagung di dalam negeri surplus sampai 3 juta ton. Hanya saja permasalahannya adalah kekurangan mesin pengering.

"Jadi ketika panen secara bersama-sama itu jagung biasanya mengalami proses supply yang terlalu tinggi. Sementara ini kan jenis pangan yang harus kita keringkan, jadi kita perlu mesin pengering," papar Budi dalam dialog FMB9 Kominfo, Jumat (19/8/2022).

Oleh karena itu, kata Budi, saat ini Bulog tengah berupaya mempersiapkan semua kebutuhan pendukung ekspor jagung, termasuk mesin pengering/drier. Diperkirakan, Desember tahun ini mesin tersebut sudah ada.

"Beberapa drier sedang dibangun saat ini yang Insyaallah mungkin sekitar bulan Desember itu akan selesai," ucapnya.

Selain jagung, Budi bilang Indonesia sebenarnya berpotensi ekspor beras. Sebab, Indonesia merupakan produsen terbesar kedua di dunia.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"Jadi menurut saya, Indonesia punya potensi untuk untuk melakukan ekspor hanya saja memang yang kita orientasikan nanti ekspor beras yang memang khusus yang ada di Indonesia. Misalnya, pandan wangi, roso lele, dan mentik wangi atau mungkin beras mentik yang memang barangkali itu tidak ada di dunia," tuturnya.

"Itu tantangan lah ke depan bagaimana Bulog mungkin barangkali bisa membuka peluang ekspor ke negara-negara yang memang membutuhkan," sambungnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini