Share

Wamendag Sebut Harga Bawang Merah dan Cabai Turun, Ini Daftarnya

Advenia Elisabeth, MNC Portal · Minggu 21 Agustus 2022 13:51 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 21 320 2651576 wamendag-sebut-harga-bawang-merah-dan-cabai-turun-ini-daftarnya-ZsDDTKwbVv.jpg Harga bawang merah dan cabai turun (Foto: Okezone)

SOLO - Harga bawang merah dan cabai mulai mengalami penurunan. Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga menyampaikan, harga barang pokok (bapok) di Pasar Legi, Solo, Jawa Tengah relatif stabil dibandingkan bulan lalu. Bahkan bawang merah dan cabai mengalami penurunan.

"Berdasarkan hasil pantauan di Pasar Legi, tercatat daging ayam ras Rp34.000/kg, telur ayam ras Rp28.500/kg, daging sapi Rp135.000/kg, tepung terigu Rp12.000/kg, bawang merah turun Rp25.000/kg, bawang putih honan Rp17.000/kg, cabai merah keriting turun Rp45.000/kg, cabai merah besar turun Rp45.000/kg, cabai rawit merah turun Rp33.000/kg," papar Wamendag, dikutip dari keterangan resminya, Minggu (21/8/2022).

Selain itu, ia juga menuturkan harga minyak goreng curah di pasar tersebut kini dibanderol Rp11.700/liter atau di bawah harga eceran tertinggi (HET) pemerintah, Rp14.000/liter.

“Diharapkan harga migor ini bisa diikuti lebih banyak lagi pasar-pasar lainnya. Hal ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo agar migor curah selalu tersedia dan masyarakat dapat membelinya dengan harga terjangkau,” ujar Jerry.

Kementerian Perdagangan secara konsisten melakukan koordinasi dengan kementerian dan lembaga, pemerintah daerah serta seluruh pemangku kepentingan, termasuk distributor dan produsen,dalam memastikan pasokan dan harga bapok relatif terjaga.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

“Kami menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang selalu sigap memantau dan memastikan ketersediaan stok bapok di masing-masing daerah,” ungkap Wamendag.

Saat meninjau bapok, Wamendag berkesempatan berbelanja di beberapa kios pedagang dan melakukan pembayaran secara digital. Ia mengingatkan kembali pentingnya digitalisasi pasar dapat meningkatkan produktivitas.

“Penerapan digitalisasi, salah satunya pembayaran digital, bisa meningkatkan produktivitas tanpa harus meninggalkan lapak dagangan. Selain itu, pemanfaaatan pembayaran digital pada pasar rakyat ini membawa keuntungan bagi pedagang dan kemudahan pembayaran bagi pembeli,” pungkas Jerry.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini