Share

Daftar Aset Anak Usaha ID FOOD yang Akan Dijual, Berminat?

Suparjo Ramalan, iNews · Senin 22 Agustus 2022 14:17 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 22 320 2652098 daftar-aset-anak-usaha-id-food-yang-akan-dijual-berminat-yls1NEMZMG.jpg Holding BUMN pangan jual aset anak usaha (Foto: Okezone)

JAKARTA - Holding BUMN Pangan atau ID FOOD menjual atau divestasi aset anak usaha. ID FOOD menargetkan divestasi aset anak usaha rampung pada semester I/2023.

Saat ini proses koordinasi atas aksi korporasi tersebut terus dilakukan dengan Kementerian BUMN. Direktur Utama ID FOOD Frans Marganda Tambunan menyebut divestasi dilakukan lantaran ada anak usaha yang memiliki bisnis inti di luar sektor pangan pokok. Karena itu, diperlukan refocusing bisnis.

Tercatat, ada empat anak usaha yang akan dijual ke BUMN lainnya. Tiga perusahaan diantaranya PT Mitra Rajawali Banjaran, produsen kondom yang berdiri sejak tahun 1986, PT Perkebunan Mitra Ogan, dan PT Mitra Kerinci.

Frans memastikan Mitra Rajawali Banjaran akan dijual ke PT Bio Farma (Persero). Sementara Perkebunan Mitra Ogan akan dialihkan ke Holding Perkebunan Nusantara atau PTPN III.

"Masih terus berjalan (divestasi), ini dalam rangka refocusing bisnis ya, beberapa lini bisnis yang tidak terkait langsung dengan pangan seperti Farmasi kita divestasi ke Bio Farma, Agro Industri Perkebunan kita divestasi ke PTPN, jadi ini dalam rangka refocusing bisnis, agar ke depan yang ada dalam ID FOOD ini benar- benar fokus pada pangan pokok penting," ungkap Frans saat acara Ngopi BUMN, di Kementerian BUMN, Senin (22/8/2022).

Meskipun fokus pemegang saham mengalihkan aset anak usaha kepada perusahaan pelat merah lainnya, Frans memastikan ada peluang bagi swasta yang ingin turut berpartisipasi.

"Prioritas seperti itu, tapi tidak menutupi kemungkinan divestasi dilakukan dengan swasta juga," ujar dia.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Frans mencatat selama 2022-2024, ada beberapa langkah transformasi yang nantinya direalisasikan manajemen, termasuk pengurangan dan divestasi aset anak usaha.

Transformasi, lanjut Frans, bertujuan memajukan industri pangan dalam negeri. Upaya ini untuk menuju swasembada pangan nasional “Kami telah menyiapkan langkah transformasi lanjutan sebagai upaya memajukan pangan meliputi beberapa sektor,” kata dia

Dia pun merinci langkah transformasi yang akan direalisasikan diantaranya mendukung swasembada gula. ID FOOD merencanakan smart farming 12 hektare lahan tebu di Jawa Barat melalui penerapan budidaya tebu dengan teknologi full mekanisasi dan remote sensing sehingga diharapkan peningkatan akurasi penanaman dan hasil produksi tebu yang baik.

Komoditas padi, lanjut Frans, juga akan dilakukan pengembangan lahan di Sukamandi Subang dengan menciptakan Integrated Farming. Lahan ini nantinya akan diintegrasikan dengan pengolahan Pajale, pengolahan limbah menjadi pupuk dan pallet serta pusat pengembangan benih unggulan.

Di sektor peternakan akan dilakukan pengembangan ekosistem bisnis unggas seperti Ayam DOC secara end to end dan terintegrasi. Pengembangan penggemukan hewan ternak sapi dan breeding juga dilakukan dan terintegrasi dengan jaringan Peternak rakyat.

Menurutnya, sektor perikanan juga akan dilakukan revitalisasi cold storage untuk meningkatkan kapasitas Unit Pengolahan Ikan (UPI). Begitupun komoditas garam juga dilakukan modernisasi tambang garam untuk mendukung peningkatan ladang garam melalui proses mekanisasi panen.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini