Share

22 Rusun Pekerja Konstruksi IKN Dibangun, Dananya Tembus Rp600 Miliar

Iqbal Dwi Purnama, Okezone · Senin 22 Agustus 2022 07:27 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 22 470 2651828 22-rusun-pekerja-konstruksi-ikn-dibangun-dananya-tembus-rp600-miliar-hxjvLGj7KE.png IKN Nusantara. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Pekejaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bakal membangun 22 rusun tower yang diperuntukkan bagi hunian para pekerja konstruksi Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Direktur Jendral Perumahan, Kemeterian PUPR Iwan Suprijanto mengatakan nantinya setiap tower yang dibangun memiliki 4 lantai dan mampu menampung hingga 17 ribu pekerja konstruksi di IKN Nusantara.

"Kementerian PUPR yang ditugaskan membangun infrastruktur dasar di IKN Nusantara akan menyiapkan 22 tower Rusun untuk para pekerja konstruksi," kata Iwan dalam keterangan tertulis, Minggu (21/8/2022).

Menurutnya, pembangunan 22 rusun tersebut setidaknya menyerap anggaran Rp600 miliar, yang bakal dibangun dengan teknologi fabrikasi hunian modular.

BACA JUGA:Rencana Detil Tata Ruang IKN Diserahkan Tim Transisi Otorita, Proyek Mulai Digarap?

Hal itu agar proses pembangunan bisa berjalan dengan cepat dan memiliki ukuran yang tepat.

"Kami ingin para pekerja konstruksi di IKN Nusantara bisa bekerja dengan aman sesuai standar dan tinggal di hunian yang layak dan sehat sehingga hasil pembangunan juga berkualitas," sambungnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Bukan hanya membangun rusun, Iwan menjelaskan bahwa pembangunan fasilitas pendukung untuk para pekerja konstruksi juga akan dibangun, seperti fasilitas kesehatan, kantin, toko, maupun tempat ibadah dan lainnya.

"Rusun yang kami bangun untuk pekerja sebanyak 22 tower masing-masing empat lantai yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas, kami juga mengutamakan pemanfaatan produk dalam negeri dalam pembangunan Rusun pekerja konstruksi ini," paparnya.

Direktur Rumah Susun Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Aswin Grandiarto Sukahar menambahkan rusun untuk pekerja konstruksi IKN dibangun di atas lahan seluas 19,88 hektare.

Peruntukan rusun ini adalah untuk para pekerja tenaga ahli dan tenaga terampil.

"Untuk tahap pertama ada dua site pembangunan Rusun pekerja yakni site 1 untuk tenaga ahli 288 orang dan Rusun tipe A untuk tenaga ahli 6.912 orang dan tipe B sebanyak 3.136 orang. Selain itu juga site 2 untuk tenaga terampil tipe B untuk 6.272 orang. Jadi rusun ini dapat menampung sebanyak ribuan pekerja lengkap dengan fasilitas penunjangnya," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini