Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hitung-hitungan Jokowi Sebelum Naikkan Harga Pertalite

Feby Novalius , Jurnalis-Rabu, 24 Agustus 2022 |07:01 WIB
Hitung-hitungan Jokowi Sebelum Naikkan Harga Pertalite
Jokowi Soal Rencana Kenaikan Harga BBM. (Foto: Okezone.com/Pertamina)
A
A
A

Menurut catatan Pertamina, kedua harga BBM subsidi, Pertalite dan Solar sangat jauh dari keekonomiannya. Di mana Per Juli 2022, untuk Solar CN-48 atau Biosolar (B30), dijual dengan harga Rp 5.150 per liter, padahal harga keekonomiannya mencapai Rp 18.150. Jadi untuk setiap liter Solar, Pemerintah membayar subsidi Rp13 ribu.

Sedangkan untuk Pertalite, arga jual masih tetap Rp7.650 per liter, sedangkan harga pasar saat ini adalah Rp17.200. Sehingga untuk setiap liter Pertalite yang dibayar oleh masyarakat, Pemerintah mensubsidi Rp9.550 per liternya.

Baca Selengkapnya: Luhut Sebut Harga BBM Bakal Naik, Jokowi: Jangan Sampai Turunkan Daya Beli Rakyat

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement