Share

Harga Telur Belum Turun, Mendag Singgung soal Pasokan

Advenia Elisabeth, MNC Portal · Jum'at 26 Agustus 2022 10:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 26 320 2654882 harga-telur-belum-turun-mendag-singgung-soal-pasokan-C3AFRj1Lie.JPG Telur. (Foto: MPI)

JAKARTA - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menjelaskan secara detail perihal bantuan sosial (bansos) pemerintah jadi penyebab naiknya harga telur ayam di pasaran.

Dia mengatakan lonjakan harga telur yang terjadi saat ini lantaran anggaran bansos yang digulirkan Kementerian Sosial ke pemerintah daerah yang semestinya diberikan tiga bulan namun kali ini digabung menjadi satu kali.

Anggaran yang diberikan itu, dibelanjakan sembako, termasuk di dalamnya ada telur.

 BACA JUGA:Mendag Bongkar Biang Kerok Naiknya Harga Telur Ayam

Sementara, kata Zulhas, pemerintah daerah yang dapat anggaran tersebut hanya diberi waktu selama lima hari untuk membeli sembako yang nantinya dibagikan kepada rakyat.

"Ini uangnya banyak, cairnya digabung, hanya diberi waktu lima hari. Jadi ada permintaan lima hari, mendadak, akibatnya kurang pasokan. Biasanya kalau kurang pasokan harganya naik," ujarnya di Komplek Istana Negara, Kamis (25/8/2022).

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Oleh karena itu, tutur Mendag, peternak telah meminta kepada Kemensos agar bansos itu bisa dicairkan setiap bulan saja supaya permintaan tidak langsung melonjak.

"Tadi saran dari pengusaha telur itu kalau bansos bisa gak, tiap bulan, karena nelur kan nggak bisa cepat, gak bisa sekali nelur 5, jadi kalau bisa tiap bulan, jadi kalau dibelanjakan nggak ada permintaan yang mendadak banyak," jelasnya.

Dia berharap kenaikan harga telur ayam ini tidak berlangsung lama.

Dia memprediksi dua minggu ke depan sudah kembali ke harga normal. Sehingga masyarakat tak lagi resah.

"Mudah mudahan paling lambat dua minggu sudah normal, walaupun nanti juga kita akan tambah untuk ayam yang petelur itu," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini