Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lahan Tidur 15 tahun, Kini Mampu Panen Raya Berkat Program Ekstensifikasi Food Estate

Fitria Dwi Astuti , Jurnalis-Sabtu, 27 Agustus 2022 |19:58 WIB
Lahan Tidur 15 tahun, Kini Mampu Panen Raya Berkat Program Ekstensifikasi Food Estate
Foto: Dok Kementerian Pertanian
A
A
A

KAPUAS - Program ekstensifikasi di lahan Food Estate yang direalisasikan Kementerian Pertanian (Kementan) di desa Batuah, Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah mendorong penguatan ketahanan pangan nasional. Menariknya, program ekstensifikasi lahan itu sukses menyulap lahan tidur selama 15 tahun bisa panen raya kembali. Diharapkan keberadaan lahan ini turut memacu swasembada pangan.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Ali Jamil menguraikan, pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya lahan dan air, serta pemberdayaaan petani dalam meningkatkan kesejahteraan petani terus dioptimalkan dengan kegiatan ekstensifikasi lahan Food Estate, salah satunya di Kabupaten Kapuas.

"Ekstensifikasi lahan ini merupakan strategi dan terobosan dalam penabahan luas sawah peningkatan produksi beras sebagai upaya menjaga stok cadangan pangan nasional, terutama mengantisipasi krisis pangan," ujar Ali.

Ali menambahkan di lokasi ekstensifikasi lahan di Desa Batuah Kecamatan Basarang sudah 15-20 tahun tidak pernah ditanam padi. Maka, dengan adanya kegiatan ekstensifikasi lahan dari Kementan ini sangat disambut baik oleh petani. Dari total luas lahan Food Estate, ekstensifikasi di Desa Batuah seluas 430 hektare. dari jumlah itu yang tertanam seluas 333 hektare. Dari luasan 333 hektare, yang sudah siap panen seluas 100 hektare.

"Luas tanaman yang siap dipanen hari ini seluas 35 hektare terletak di Rey 6 dan Rey 7,potensi hasil perhektar 3,5 sampai 4 ton," katanya. Sedangkan untuk varietas padi yang ditanam petani merupakan varietas padi lokal siam seperti Siam Gaul, Siam Kupang, Siam mayang, Karangdukuh, Pandak, Bayar pahit, Palas udang dan Krukut.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement