Share

7 Fakta Harga Tiket Pesawat Melambung, Berikut Tarif Batas Bawah dan Atas dengan Berbagai Rute

Shelma Rachmahyanti, MNC Media · Minggu 28 Agustus 2022 06:37 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 27 320 2655886 7-fakta-harga-tiket-pesawat-melambung-berikut-tarif-batas-bawa-dan-atas-dengan-berbagai-rute-7tBvWGMahu.jpg Tiket Pesawat (Foto: Okezone)

JAKARTA – Harga tiket pesawat terus jadi sorotan karena harganya selangit. Kondisi ini pun dikeluhkan masyarakat Indonesia, terlebih saat ini masyarakat sudah banyak yang melakukan mobilitas tinggi.

Berikut fakta harga tiket pesawat melambung yang dirangkum Okezone di Jakarta, Minggu (28/8/2022).

1. Disoroti Presiden Jokowi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun memberikan perhatian kepada melonjaknya harga tiket. Bahkan dalam pidatonya, Presiden Jokowi meminta Menteri BUMN Erick Thohir agar maskapai Garuda Indonesia segera menambah pesawat agar supaya harga tiket pesawat bisa kembali ke harga normal.

Pemerintah dalam hal ini sebagai regulator, sebenarnya sudah melakukan berbagai cara untuk dapat menekan tinggi harga tiket pesawat penerbangan.

2. Jurus Erick Thohir

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berkoordinasi dengan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi untuk menstabilkan harga tiket pesawat.

Langkah tersebut dilakukan usai Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar menurunkan harga tiket pesawat yang saat ini melambung tinggi. Sebab, harga tiket pesawat merupakan salah satu komponen penting dalam pengendalian inflasi.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"Kemarin saat Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi 2022 di Istana Negara, Bapak Presiden secara tegas meminta agar harga tiket pesawat dapat distabilkan karena ini penting dampaknya bagi pengendalian inflasi kita," ujar Erick di Jakarta.

3. Siapkan Formula

Erick Thohir mengatakan, BUMN segera bergerak menyiapkan formula untuk menstabilkan harga tiket pesawat.

4. Motor Penggerak

Dia memastikan perusahaan pelat merah tidak hanya bertugas sebagai motor penggerak perekonomian bangsa, melainkan juga harus hadir menjadi penyeimbang tatkala harga pasar tengah mengalami gejolak.

"Kali ini, kita pun harus hadir menjadi penyeimbang pasar dalam menjaga inflasi dan juga membantu masyarakat mendapatkan harga tiket pesawat yang terjangkau," katanya.

5. Pemerintah Disarankan Kasih Insentif

Pemerintah disarankan memberi insentif untuk maskapai penerbangan di tengah mahalnya tiket pesawat. Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mendorong pemerintah untuk memberikan insentif kepada maskapai penerbangan yang melayani rute perintis.

Adapun dorongan pemberian insentif tersebut, untuk merespons aturan baru Kementerian Perhubungan soal Tarif Batas Atas (TBA) besaran biaya tambahan (Surcharge).

6. Kondisi Sulit

Tulus mengatakan bahwa saat ini kondisi maskapai penerbangan dalam kondisi yang sulit seiring dengan melambungnya harga avtur. Sehingga tidak ada pilihan lain, selain seleksi alam baik bagi maskapai maupun konsumen.

"Tetapi untuk rute perintis yang hanya udara sebagai satu satunya pilihan, maka pemerintah harus kasih insentif kepada maskapai," kata Tulus kepada MNC Portal, Selasa (9/8/2022).

"Tak mungkin biaya yang mahal tersebut dibebankan kepada konsumen atau maskapai. Harus ada subsidi atau dana Public Service Obligation (PSO) dari negara," tambahnya.

7. Tarif Batas Bawa dan Atas dengan Berbagai Rute

Berikut ini harga tiket pesawat kelas ekonomi berjadwal seperti dikutip Instagram Kemenhub:

Rute Jakarta-Balikpapan, Tarif Batas Atas Rp1.614.000 dan Tarif Batas Bawah Rp565.000

Rute Jakarta-Banda Aceh, Tarif Batas Atas Rp2.228.000 dan Tarif Batas Bawah Rp780.000

Rute Jakarta-Denpasar, Tarif Batas Atas Rp1.431.000 dan Tarif Batas Bawah Rp501.000

Rute Jakarta-Makassar, Tarif Batas Atas Rp1.830.000 dan Tarif Batas Bawah Rp641.000

Rute Jakarta-Medan, Tarif Batas Atas Rp1.799.000 dan Tarif Batas Bawah Rp630.000

Rute Jakarta-Semarang, Tarif Batas Atas Rp796.000 dan Tarif Batas Bawah Rp279.000

Rute Jakarta-Yogyakarta, Tarif Batas Atas Rp848.000, Tarif Batas Bawah Rp297.000

Rute Jakarta-Surabaya, Tarif Batas Atas Rp1.167.000, Tarif Batas Bawah Rp408.000. Shelma Rachmahyanti

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini