Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

4 Fakta Mengejutkan Bakrie Temukan Harta Karun Baru, Cuan Bertambah!

Tim Okezone , Jurnalis-Selasa, 30 Agustus 2022 |13:42 WIB
4 Fakta Mengejutkan Bakrie Temukan Harta Karun Baru, Cuan Bertambah!
Ilustrasi harta karun RI. (Foto: Reuters)
A
A
A

JAKARTA - Perusahaan tambang milik Group Bakrie PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) dengan anak usahanya, PT Citra Palu Minerals (CPM) berhasil mendapatkan pemboran yang positif dari proyek tambang emasnya di Blok Poboya (Blok 1), di Palu, Sulawesi.

Sehingga, hasil dari penemuan ini akan membuat kapasitas produksi tambang belimpah.

Perseoran juga menyebut total sumber daya mineralnya bertambah dari sebelumnya 17,8 juta ton menjadi 21,7 juta ton dengan rata-rata kadar emas 2,4 g/t.

 BACA JUGA:Bakrie Temukan Harta Karun Baru, Cadangan Emas Jadi 14,2 Juta Ton

Kemudian, sumber daya mineral yang ada di Blok Poboya (Blok 1) tersebut juga berhasil ditingkatkan menjadi total cadangan mineral sebesar 14,2 juta ton bijih dengan kadar 2,4 g/t Au (sebelumnya CPM memiliki cadangan mineral sebesar 8,5 juta ton bijih).

Perseoran pun berharap jika hal ini dapat menambah nilai bagi para pemegang saham.

Dirangkum Okezone dari Harian Neraca, Selasa (30/8/2022), berikut fakta-fakta grup Bakrie temukan cadangan emas jadi 14,2 juta ton:

1. Tanggapan Dirut BRMS

Direktur Utama BRMS, Agus Projosasmito mengatakan penambahan jumlah sumber daya mineral dan cadangan mineral tersebut akan memperpanjang usia produksi dari proyek tambang emas perseroan di Palu.

“Pekerjaan konstruksi pabrik emas kami yang kedua di Palu berjalan cukup baik. Kami berharap pabrik tersebut dapat segera beroperasi di kuartal IV-2022 demi meningkatkan produksi emas BRMS,” ujarnya.

2. Target Perseroan

Perseroan mengungkapkan kalau tahun ini hingga 2024, menargetkan produksi emas akan mencapai 19.000, 26.000, dan 59.000 oz, didukung adanya tambahan kapasitas dari pabrik emas kedua di Palu.

Agus menyebut selain tambahan cadangan di Blok Poboya, pekerjaan konstruksi pabrik emas BRMS yang kedua di Palu, dengan kapasitas 4.000 ton bijih per hari, juga berjalan cukup baik.

“Kami berharap pabrik tersebut dapat segera beroperasi di Kuartal keempat 2022 demi meningkatkan produksi emas BRMS,” ucapnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement