Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

RI 'Sia-siakan' Harta Karun Energi Terbesar di Dunia

Ikhsan Permana , Jurnalis-Selasa, 30 Agustus 2022 |19:27 WIB
RI 'Sia-siakan' Harta Karun Energi Terbesar di Dunia
Pemanfaatan EBT di Indonesia masih rendah (Foto: BUMN)
A
A
A

JAKARTA - Pemanfaatan energi terbarukan Indonesia masih sangat rendah. Wakil Ketua Umum Asosiasi Pemasok Energi, Mineral dan Batubara Indonesia (ASPEBINDO) Fathul Nugroho mengungkapkan, Indonesia masih sangat tertinggal dalam hal pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT).

Dia menyebutkan, Indonesia baru mampu memproduksi EBT sekitar 47.563 giga watt hour (GWH) per tahun, padahal potensi pembangkit EBT Indonesia sebesar 11.000 GWH namun baru teroptimalkan sekitar 3.000 sampai 8.000 GWH.

"Artinya masih banyak potensi yang belum kita manfaatkan," kata Fathul dalam Webinar Strategi Pelabuhan Internasional dalam Krisis dan Transisi Energi, Selasa (30/8/2022).

Menurutnya jika dibandingkan dengan China yang menjadi negara nomor satu dalam hal pemanfaatan EBT, Indonesia masih tertinggal sangat jauh, dalam setahun, China dapat memproduksi hampir 2 juta GWH disusul Amerika dengan 700 ribu GWH dan Brazil sekitar 500 GWH.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement