Share

Pengacara Elon Musk Ungkap Alasan Kuat Pembatalan Akuisisi Twitter

Agregasi VOA, Jurnalis · Rabu 31 Agustus 2022 08:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 31 320 2657860 pengacara-elon-musk-ungkap-alasan-kuat-pembatalan-akuisisi-twitter-UcMnvRNWjL.jpg Pengacara Elon Musk Ungkap Alasan Pembatalan Beli Twitter. (Foto: Okezone.com/Reuters)

JAKARTA - Pengacara Elon Musk menjelaskan soal pembatalan pembelian Twitter bernilai USD44 miliar. Dirinya mengungkapkan kesaksian seorang pelapor, Mantan Kepala Keamanan Twitter sebagai pembenaran yang "jelas" untuk membatalkan kesepakatan membeli Twitter.

Surat pembatalan yang diumumkan hari Selasa (30/8/2022) menyatakan bahwa tuduhan yang dibuat oleh Peiter Zatko, jika benar, berarti Twitter melanggar perjanjian awal pengambilalihan.

Baca Juga: Harta Kekayaan Elon Musk Lenyap Rp455 Triliun, Wah Ada Apa?

Miliarder pendiri Tesla terjebak dalam sengketa hukum yang sengit dengan Twitter, sejak Elon Musk mengumumkan pada Juli bahwa dia membatalkan pembelian perusahaan itu, setelah timbul masalah yang rumit dan berubah-ubah selama berbulan-bulan. Demikian dikutip dari VOA Indonesia, Rabu (31/8/2022).

Baca Juga: Dibeli Elon Musk Rp635,8 Triliun, Jack Dorsey Tak Ingin Kembali Jadi CEO Twitter

Keputusan Musk sebagian didasarkan pada tuduhan bahwa ia telah ditipu oleh Twitter mengenai jumlah akun bot di platform itu. Tuduhan itu dibantah keras oleh Twitter yang kemudian menuntut taipan itu membeli sesuai harga yang disepakati sebelumnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Kesaksian Zatko pada Agustus tampaknya memperkuat alasan Musk, merujuk pada kesenjangan "ekstrim dan mengerikan" dari sistem perlindungan yang ada di platform Twitter dan Musk menuduh Twitter sangat meremehkan jumlah akun palsu.

Pengacara Musk mengatakan, pengungkapan oleh Zatko itu menggambarkan "pelanggaran luas" di Twitter yang kemungkinan akan punya "konsekuensi parah" untuk bisnis itu pada masa depan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini