Share

Harga Minyak Anjlok, BBM Pertamina dan Shell Turun per 1 September 2022

Antara, Jurnalis · Kamis 01 September 2022 07:33 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 01 320 2658587 harga-minyak-anjlok-bbm-pertamina-dan-shell-turun-per-1-september-2022-btcO90sxtJ.jpg Harga Minyak Mentah Turun. (Foto: Okezone.com/Reuters)

JAKARTA - Pertamina dan Shell turunkan harga BBM per 1 September 2022. Di mana harga minyak dunia memperpanjang penurunan hingga akhir perdagangan Rabu.

Meskipun ada penurunan stok minyak mentah AS, harga minyak tertekan kekhawatiran ekonomi global yang akan melambat lebih lanjut dengan pembatasan baru untuk mengekang Covid-19 di China.

Baca Juga: Perbandingan Harga BBM Pertamina dan Shell, Punya Kualitas Sama tapi Harga Beda!

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober kehilangan USD2,09 atau 2,3% menjadi USD89,55 per barel di New York Mercantile Exchange. Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Oktober yang berakhir pada Rabu (31/8/2022) merosot USD2,82 atau 2,8% menjadi USD96,49 per barel di London ICE Futures Exchange. Kontrak November yang lebih aktif tergelincir USD2,20 menjadi USD95,64 per barel.

Harga minyak terus tertekan oleh kekhawatiran bahwa perlambatan ekonomi yang disebabkan oleh inflasi akan mengganggu permintaan bahan bakar.

"Pelemahan yang datang dari China telah memainkan peran penting dalam menurunkan harga," kata Analis Energi EMEA & Asia di StoneX Group di London, Harry Altham, dikutip dari Antara, Kamis (1/9/2022).

Baca Juga: Tenang! Harga Pertalite Hari Ini Belum Naik, Masih Rp7.650/Liter

"Ada kekhawatiran kehancuran permintaan di seluruh Barat karena suku bunga naik dan kekhawatiran inflasi mencengkeram ekonomi Barat," tulisnya.

Badan Informasi Energi AS (EIA) mencatat bahwa persediaan minyak mentah negara itu turun 3,3 juta barel selama pekan yang berakhir 26 Agustus. Analis yang disurvei oleh S&P Global Commodity Insights memperkirakan penurunan 1,9 juta barel dalam pasokan minyak mentah AS.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Menurut EIA, total persediaan bensin motor turun 1,2 juta barel pekan lalu, sementara persediaan bahan bakar sulingan meningkat 0,1 juta barel.

Komite Teknis Gabungan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya, bersama-sama disebut OPEC+, mengatakan sekarang memperkirakan surplus minyak tahun ini sebesar 400.000 barel per hari, naik 100.000 barel per hari dari perkiraannya sebulan sebelumnya.

Beberapa anggota OPEC+ telah menyerukan pemotongan. Kelompok ini selanjutnya akan bertemu pada 5 September 2022 di tengah melemahnya permintaan di Asia yang mendorong Arab Saudi untuk menurunkan harga jual resminya ke wilayah tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini