Share

Efek Harga Pertalite Rp10.000, Ongkos Angkot Jauh Dekat Naik Rp1.000

Feby Novalius, Okezone · Kamis 08 September 2022 17:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 08 320 2663649 efek-harga-pertalite-rp10-000-ongkos-angkot-jauh-dekat-naik-rp1-000-nVsPxIJ91w.png Tarif Angkot Naik Gegara Harga BBM. (Foto: Okezone.com/Nabila Putri)

JAKARTA - Tarif angkutan kota (Angkot) mulai naik seiring kenaikan harga BBM subsidi, Pertalite dan Solar. Tarif angkot naik Rp1.000 untuk jarak dekat dan jauh.

Informasi kenaikan pun ditempelkan para sopir angkot jurusan Pasar Pondok Gede-Jatibening di pintu masuk kendaraannya. Disampaikan kepada penumpang bahwa ongkos angkot naik Rp1.000.

Baca Juga: Tarif Bus AKAP Naik Rp50.000, Jakarta-Surabaya Jadi Rp330.000

"Maaf ongkos naik 1.000 (dekat-jauh). Terimakakasih," tulis informasi foto yang dibagikan pengguna kendaraan umum, Nabila Putri Kurnia kepada Okezone, Kamis (8/9/2022).

Nabila mengaku keberatan dengan naiknya ongkos tersebut. Namun dirinya memahami bahwa kenaikan tarif efek dari naiknya harga BBM subsidi.

"Iya keberatan dari Rp3.000, sekarang Rp4.000. Malah tadi goceng. Tapi sekalian bantu sopir," tuturnya.

Baca Juga: Sopir Angkot, Ojol hingga Nelayan Dapat Subsidi Imbas Kenaikan Harga BBM

Sebelumnya, Organisasi Angkutan Darat (Organda) memutuskan menaikkan tarif angkutan umum sebesar Rp2.000 sebagai dampak dari kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM). Kenaikan tarif tersebut berlaku di Kabupaten Tangerang, Banten.

Ketua Organda Kabupaten Tangerang Daeng menyebutkan kenaikan tarif angkutan tersebut merupakan hasil kajian dan kesepakatan bersama agar transportasi umum tetap bisa beroperasi di tengah kenaikan harga BBM.

Selain itu, lanjutnya, pada penyesuaian tarif ini hanya akan berlaku pada angkutan kota dalam provinsi dan angkutan pedesaan yang ada di wilayah itu.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"Rata-rata kenaikan dari titik awal ke titik akhir itu Rp2.000, Ini hanya angkutan umum, khususnya angkutan kota dalam provinsi dan satu lagi angkutan pedesaan," katanya.

Adapun tarif baru untuk angkutan umum yang telah disepakati seperti trayek Adiyasa-Balaraja atau sebaliknya dari Rp11.000 menjadi Rp13.000. Kemudian Adiyasa-Pos Sentul dari Rp9.000 menjadi Rp11.000, dan Adiyasa-Cangkudu dari Rp8.000 jadi Rp10.000. Sedangkan untuk jarak dekatnya hanya mengalami kenaikan sebesar Rp1.000, dari harga Rp3.000 menjadi Rp4.000.

"Langkah yang kita ambil penyesuaian, dihitung pada jarak tempuh rekan-rekan juga setiap hari," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini