Misal ketika terjadi penutupan penerbangan internasional seperti ketika adanya pandemi, ketika pasar domestik kuat mereka bisa tetap survive.
"Kalau kita lihat pada tahun 2020 dan 2021 kedatangan turis itu anjloknya luar biasa, tetapi kalau kita lihat turis domestik kita itu tahun 2020 turunnya tidak seberapa," jelasnya.
Dia pun menyebut hal tersebut karena pasar domestik Indonesia yang cukup kuat menjadi jaminan investasi sektor pariwisata.
Meski adanya penurunan okupansi pada hotel ketika terjadi pandemi atau pembatasan mobilitas, namun hal tersebut masih terjaga dengan adanya wisatawan domestik.
"Ini menjadi power, Invetor tidak ada urusan, mau itu turis asing atau domestik, yang penting hotel penuh," bebernya.
"Kita boleh sama-sama berharap bahwa kegiatan pariwisata ini akan menjadi pendongkrak kembali perekonmian di Indonesia, apakah ini hanya isapan jempol dan propaganda pemerintah, kita bisa menyaksikan sendiri sektor tersebut bangkit," pungkasnya.
(Zuhirna Wulan Dilla)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.