JAKARTA - PT Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk (GOLD) mengantongi laba bersih sebesar Rp9,57 miliar pada semester I 2022. Angka itu naik 17,18% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp8,17 miliar.
Sejalan dengan naiknya laba bersih perseroan, pendapatan GOLD pada paruh pertama tahun ini juga naik sebesar 9,64% menjadi Rp23,77 miliar dari sebelumnya Rp21,68 miliar.
Berdasarkan keterbukaan informasi BEI, perusahaan yang bergerak di bidang penyewaan menara telekomunikasi ini mengantongi pendapatan dari PT Indosat Ooredo Hutchison sebesar Rp10,77 miliar, kemudian pendapatan PT XL Axiata Tbk (EXCL) sebesar Rp8,25 miliar.
Selanjutnya, pendapatan dari PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) sebesar Rp2,31 miliar, PT Telekomunikasi Selular sebesar Rp2,29 miliar, dan PT Hutchison 3 Indonesia sebesar Rp147,70 juta.
Di sisi lain, beban pokok pendapatan perseroan naik dari sebelumnya sebesar Rp7,70 miliar menjadi Rp8,74 miliar. Beban usaha perseroan turut naik menjadi Rp5,11 miliar dari sebelumnya Rp4,76 miliar.