Share

Impor Naik 3,77%, Ini Barang-Barang yang Paling Banyak Dikirim ke Indonesia

Michelle Natalia, Sindonews · Kamis 15 September 2022 11:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 15 320 2668007 impor-naik-3-77-ini-barang-barang-yang-paling-banyak-dikirim-ke-indonesia-83IzD8ouLr.jfif Impor RI Meroket Sepanjang Agustus 2022. (Foto: Okezone.com/Pelindo)

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) impor Indonesia sepanjang Agustus 2022 mencapai USD22,15 miliar atau naik 3,77% dibandingkan Juli 2022 dan naik 32,81% dibandingkan Agustus 2021.

"Impor nonmigas Agustus 2022 senilai USD18,45 miliar, naik 9,23% dibandingkan Juli 2022 atau naik 26,11% dibandingkan Agustus 2021," ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Setianto, di Jakarta, Kamis (15/9/2022).

Baca Juga: Mendag Temukan Produk Olahan Susu hingga Keju Tak Berizin, Nilainya Rp120,5 Miliar

Impor migas Agustus 2022 senilai USD3,70 miliar, turun 16,92% dibandingkan Juli 2022 atau naik 80,63% dibandingkan Agustus 2021.

"Peningkatan impor golongan barang nonmigas terbesar Agustus 2022 dibandingkan Juli 2022 adalah mesin/peralatan mekanis dan bagiannya USD357,2 juta atau setara 13,63%," ungkap Setianto.

Tiga negara pemasok barang impor nonmigas terbesar Januari–Agustus 2022 adalah China USD44,59 miliar (33,77%), Jepang USD11,35 miliar (8,60%), dan Thailand USD7,68 miliar (5,82%).

Baca Juga: Erick Thohir Khawatir Tingginya Impor Baja RI hingga 10,2 Juta Ton, Ini Dampaknya

Sementara ekspor Indonesia di Agustus 2022 mencapai USD27,91 miliar. Setianto melaporkan bahwa angka ini naik 9,17% dibanding ekspor Juli 2022.

"Ekspor nonmigas Agustus 2022 mencapai USD26,19 miliar, naik 8,24% dibanding Juli 2022, dan naik 28,39% dibanding ekspor nonmigas Agustus 2021," ujar Setianto.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Dia menyebutkan, peningkatan terbesar ekspor nonmigas Agustus 2022 terhadap Juli 2022 terjadi pada komoditas lemak dan minyak hewan/nabati sebesar USD904,7 juta atau setara 25,40%.

"Sedangkan penurunan terbesar terjadi pada bahan bakar mineral sebesar USD368,5 juta atau setara 6,68%," ungkap Setianto.

Ekspor nonmigas Agustus 2022 terbesar adalah ke China yaitu USD6,16 miliar, disusul Amerika Serikat (AS) sebesar USD2,59 miliar dan India USD2,47 miliar dengan kontribusi ketiganya mencapai 42,84%.

"Sementara ekspor ke ASEAN dan Uni Eropa (27 negara) masing-masing sebesar USD4,77 miliar dan USD2,30 miliar," tandas Setianto.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini