Share

Menparekraf Terkesan Limbah Kayu Pohon Disulap Jadi Barang Bernilai Jutaan Rupiah

Khairunnisa, Okezone · Kamis 15 September 2022 13:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 15 455 2668129 menparekraf-terkesan-limbah-kayu-pohon-disulap-jadi-barang-bernilai-jutaan-rupiah-BapKN1mV1t.jfif Menparekraf Terkesan dengan Pembuat Furniture. (Foto: Okezone.com/Kemenpar)

JAKARTA - Menparekraf Sandiaga Uno mendapat keluhan dari salah satu pelaku usaha pembuat furniture. Keluhan tersebut membuat produksi seorang pengrajin kayu, Yulis terhambat.

Hal itu didiungkap Sandi saat berkunjung ke Desa Wisata Dalam Tebat Lereh. Sandiaga terkesan dengan Yulis yang membuat furniture dari bahan baku limbah pohon kopi yang dijual seharga jutaan Rupiah.

Baca Juga: Buka Peluang Usaha, Sandiaga Beri Tips Olah Produk Unggulan Jadi Cuan

"Saya sangat terkesan dengan perjuangan Pak Yulis yang mengusahakan limbah kayu dari pohon kopi menjadi kerajinan, furniture dan produk yang bermanfaat," ujar Sandiaga, Kamis (15/11/22).

Sandiaga Uno optimis melihat peluangan lapangan kerja baru yang diciptakan dari pengelolaan limbah pohon kopi. Yulis juga menyampaikan, ia melibatkan puluhan warga sekitar dalam proses pembuatan kerajinan.

Baca Juga: Pasangan Milenial Ini Sukses Bisnis Es Krim Cuan Rp149 Juta/Bulan, Begini Kisahnya

"Bantuan ini untuk kendala yang dihadapi yaitu alat kompresor, harapannya bisa membuka lapangan kerja lebih banyak lagi karena target kita bisa membuka 1,1 juta lapangan kerja baru dengan program desa wisata dan lainnya," tandas Sandiaga.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Sebelumnya, Yulis mengungkapkan kendalanya dalam produksi kepada Sandiaga, ia masih menggunakan alat manual sehingga pengerjaan memakan waktu cukup lama.

Mendengar hal itu, Sandiaga memberikan bantuan kepada Yulis sebuah mesin kompresor cat.

"Ini saya serahkan ke Pak Yulis semoga sesuai dengan harapan Pak Yulis dan bisa meningkatkan produksinya," ujar Sandiaga.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini