JAKARTA - PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) sedang fokus mengantisipasi dampak lonjakan inflasi yang ikut melambungkan harga material konstruksi.
Direktur Utama ASRI, Joseph Sanusi Tjong mengatakan bahwa krisis global membuat tantangan di sektor properti semakin memberat.
Segala cara dilakukan demi menekan biaya yang timbul dari pembangunan proyek, termasuk menyepakati harga dengan pemasok.
BACA JUGA:Daftar Saham yang Layak Dikoleksi Jelang Akhir Pekan
"Perusahaan memang mengalami tantangan kenaikan bahan konstruksi, material, tapi perusahaan sebelumnya banyak juga mengikat perjanjian dengan berbagai manufacturer, dan supplier, sehingga harganya sesuai dengan yang disepakati," kata Joseph dalam Public Expose, Jumat (16/9/2022).
Dengan memasang fixed price, Joseph memandang lonjakan biaya material dapat ditekan, mengingat kenaikan beban pokok bakal berdampak terhadap marketing sales ASRI di mana perseroan sedang mengejar target omset sebesar Rp3,4 triliun di akhir 2022.