Share

Menteri Hadi Targetkan Seluruh Tanah di Sulawesi Utara Terdaftar 2024

Iqbal Dwi Purnama, Okezone · Jum'at 16 September 2022 09:47 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 16 320 2668671 menteri-hadi-targetkan-seluruh-tanah-di-sulawesi-utara-terdaftar-2024-AIW2C1hgmD.JPG Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto. (Foto: MPI)

JAKARTA - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/Kepala BPN), Hadi Tjahjanto menargetkan seluruh bidang tanah di Sulawesi Utara bakal terdaftar paling lambat tahun 2024.

Adapun saat ini dia mengatakan dari laporan yang didapat, diketahui bahwa tanah yang sudah terdaftar di Sulawesi Utara sudah mencapai 52%.

"Sehingga diharapkan pada tahun 2024, seluruhnya sudah terdaftar dan perencanaan untuk Sulawesi Utara akhir tahun 2024 sudah terdaftar," katanya dalam pernyataan tertulisnya, Jumat (16/9/2022).

Lebih lanjut, dia menuturkan bahwa masih banyak penduduk Sulawesi Utara yang hidup dalam kawasan hutan.

 BACA JUGA:Menteri ATR: Tanah Redistribusi Jangan Sampai Diserobot Mafia

Oleh sebab itu, menjadi penghalang masyarakat untuk mendapatkan kepastian hukum hak atas tanahnya karena tanah yang masyarakat duduki tidak bisa didaftarkan, demikian juga dengan perkebunan.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"Saya mendorong agar PTSL terus dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah dibuat. Maka kita harus melaksanakan yang di daerah APL (Areal Penggunaan Lainnya), yang di luar kawasan hutan," sambungnya.

Menurutnya, saat ini masih banyak lahan-lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) yang memiliki status telantar maupun habis masa berlakunya yang sebetulnya bisa bisa digunakan menjadi LPRA (Lokasi Prioritas Reforma Agraria) untuk dijadikan sebagai TORA (Tanah Objek Reforma Agraria).

Sehingga lahan TORA yang sudah didapatkan bisa diberikan dan dimanfaatkan oleh masyarakat yang hidupnya masih banyak bergantung dari sumber daya hutan.

"Oleh sebab itu, saya mengimbau Ditjen (Direktorat Jenderal,) Penataan Agraria untuk menginventarisir lahan HGU telantar, agar dapat digunakan untuk LPRA untuk menjadi objek TORA," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini